Peredaran Narkotika yang Masif dan Cepat Ancaman Nyata bagi Generasi Muda
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh: Redaktur PelaksanaBNN juga terus mengoptimalkan pemberantasan jaringan peredaran gelap serta mendorong penguatan pengawasan terhadap warga negara asing dan pengembangan sistem intelijen guna meningkatkan efektivitas penanganan narkotika.
Kami bersama Menteri Imapas berkomitme untuk memperkuat kolaborasi yang kokoh dan sinergis dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang mencakup aspek pencegahan, penindakan, rehabilitasi, serta pembinaan.
Sinergi yang semakin erat tersebut diharapkan mampu menghadirkan langkah terpadu dan berkelanjutan antar-instansi, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan, serta perlindungan masyarakat dari ancaman narkotika.
BNN berkolaborasi dengan Russia, seperti apa kerja samanya?
Sebaiknya Anda baca juga:
BNN RI bersama Kementerian Dalam Negeri Federasi Russia memperkuat kapasitas penegakan hukum dalam menghadapi kejahatan narkotika lintas negara.
Hal itu antara lain melalui pelatihan teknik investigasi dan penindakan, pada 6-10 April 2026, di Lido Jawa Barat.
Kolaborasi internasional yang komprehensif, khususnya dalam pertukaran informasi dan intelijen taktis, merupakan kunci fundamental dalam mengakselerasi efektivitas pemberantasan narkotika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kami berharap pelatihan yang dilaksanakan mampu meningkatkan profesionalisme dan kapasitas personel BNN, khususnya dalam menghadapi dinamika kejahatan narkotika yang terus berkembang.
Melalui penguatan kemampuan teknis dan taktis, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan secara optimal.
Kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Federasi Russia diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga melalui pertukaran informasi dan kolaborasi operasional yang berkelanjutan.
Pelatihan tersebut merupakan kedua kalinya diselenggarakan setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada November 2025, sebagai bagian dari keberlanjutan kerja sama antara kedua negara dalam memperkuat kapasitas penegakan hukum di bidang narkotika.
Hubungan bilateral Indonesia dan Federasi Russia, khususnya dalam pemberantasan narkotika, kian erat melalui kolaborasi antara BNN RI dan Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia dalam penyelenggaraan pelatihan yang diselenggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN.
Pesertanya 37 personel BNN di bidang pemberantasan. Dengan sinergi yang semakin kuat, kedua negara optimistis dapat mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional demi melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!