Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa 5,1 Guncang Maluku Barat Daya, Lewotobi Muncrat 1,5 Kilo

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 06:07 WIB | Oleh:
Gempa 5,1 Guncang Maluku Barat Daya, Lewotobi Muncrat 1,5 Kilo Doc: ist
Ket. gempa bumi

JAKARTA – Mesti tak berpotensi tsunami, warga mesti berhati-hati. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi bermagnitudo 5,1 terjadi di wilayah Maluku Barat Daya, Jumat pagi, pukul 05.13 WIB.

Dikutip dari unggahan akun media sosial X BMKG (@infoBMKG), gempa tersebut berlokasi pada koordinat 7,42 lintang selatan dan 129,28 bujur timur, sekitar 184 kilometer timur laut Maluku Barat Daya.

BMKG mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 143 kilometer di bawah permukaan laut. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Lewotobi Erupsi 1,5 Kilo

Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai kurang lebih 1.500 meter di puncak gunung berapi itu.

“Erupsi terjadi pada pukul 18.31 Wita waktu setempat dengan ketinggian kurang lebih 3.084 meter di atas permukaan laut,” kata Petugas Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Emanuel Rofinus Bere dalam laporan dari Kecamatan Wulanggitang, saat dihubungi dari Kupang, Rabu malam.

Dia mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,4 milimeter dan dengan durasi kurang lebih tiga menit 27 detik.

Ia mengatakan kondisi saat ini terpantau belum ada peningkatan gempa vulkanik yang signifikan.

“Secara visual, material erupsi masih berupa abu. Oleh sebab itu, kami menghimbau kepada daerah-daerah yang terdampak abu, selalu menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar rumah,” kata dia.

Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki berstatus Level II atau Waspada sehingga pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi warga di daerah sekitar.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki .

“Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” kata dia.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang aliran air berhulu di puncak gunung tersebut, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Oleh karena saat ini masih musim hujan di daerah setempat, warga di sejumlah daerah, seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote diimbau mewaspadai dampak hujan yang antara lain berupa banjir lahar hujan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 19 J...
Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.