Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Energi Bersih, Prabowo Minta Realisasi PLTS 100 GW Dipacu

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejar Energi Bersih, Prabowo Minta Realisasi PLTS 100 GW Dipacu Doc: ANTARA/ HO-PMSE.
Ket. Foto udara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Cirata, Jawa Barat.

JAKARTA – Realisasi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi krusial dalam mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Dengan memanfaatkan potensi sinar matahari yang melimpah, PLTS dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta menekan risiko volatilitas harga energi global.

Namun, urgensi PLTS tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga pada efisiensi ekonomi jangka panjang. Tanpa percepatan realisasi, Indonesia berisiko tertinggal dalam pengembangan energi terbarukan dan kehilangan peluang investasi hijau.

Kunci keberhasilannya terletak pada kepastian regulasi, insentif yang menarik, serta kesiapan infrastruktur dan jaringan listrik agar PLTS tidak sekadar menjadi target, tetapi benar-benar berkontribusi nyata terhadap bauran energi nasional.

Presiden Prabowo Subianto meminta realisasi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt dipercepat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangannya kepada awak media usai bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/4).

Brian menyampaikan Presiden secara khusus meminta agar implementasi program tersebut dipercepat, terutama dalam menggantikan pembangkit listrik berbasis diesel.

"Jadi, tadi kami diminta melaporkan evaluasi terkait beberapa program, terutama tadi bersama Danantara kaitannya dengan program PLTS 100 giga. Jadi, Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat, terutama untuk yang diesel," kata Brian.

Menurutnya, pemerintah optimistis menargetkan penambahan 17 gigawatt energi terbarukan melalui PLTS dalam waktu dekat.

Target tersebut meliputi penambahan kapasitas PLTS sekaligus pengurangan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

"Ditargetkan tahun ini 10 gigawatt yang diesel itu bisa dikurangi, kemudian yang lainnya juga akan ditambah kira-kira sampai 7 gigawatt," tuturnya.

Brian mengatakan target tersebut merupakan hasil perhitungan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN, Danantara, serta para ahli dari perguruan tinggi.

"Untuk saat ini, dari perhitungan yang dilakukan bersama-sama Kementerian ESDM, dari PLN, Danantara, dan beberapa ahli dari perguruan tinggi, itu kira-kira 17 gigawatt bisa dilakukan instalasi PLTS," ujarnya.

Adapun terkait pelaksanaan teknis dan penentuan lokasi pembangunan PLTS, Brian menuturkan hal tersebut akan dilaksanakan oleh PLN sebagai implementator utama program.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.