Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Sistem Keselamatan, AirNav Indonesia Teken Kerja Sama Strategis dengan ICAO

📅 Senin, 20 Apr 2026, 14:24 WIB | Oleh:
Perkuat Sistem Keselamatan, AirNav Indonesia Teken Kerja Sama Strategis dengan ICAO Doc: Dok. Istimewa

TANGERANG – AirNav Indonesia menjalin kerjasama dengan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) dalam penguatan sistem keselamatan berbasis Fatigue Risk Management System (FRMS).

Dalam kerjasama ini, AirNav Indonesia menugaskan sejumlah tenaga ahlinya sebagai Regional Officer, Performance-Based Navigation (P-4) di Kantor ICAO Sub Regional Asia Pasifik di Beijing, China.

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno menjelaskan, kerjasama yang difasilitasi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan navigasi penerbangan secara nasional.

”Di sisi lain, keterlibatan aktif AirNav Indonesia dalam ICAO ini juga menjadi bentuk upaya dan komitmen kami untuk semakin menguatkan peran strategis AirNav Indonesia di tingkat global,” ungkapnya melalui keterangan resminya, Senin, 20 April 2026.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya menegaskan posisi AirNav Indonesia sebagai entitas yang proaktif dalam forum global.Namun di sisi lain, sekaligus pula sebagai upaya dalam mendukung peningkatan profil Indonesia dalam tata kelola penerbangan internasional, termasuk dalam konteks pencalonan sebagai Anggota Dewan ICAO.

Untuk diketahui, penandatangan kerjasama antara AirNav Indonesia dan ICAO itu sendiri dilakukan pada saat pelaksanaan ICAO Global Implementation Support Symposium (GISS) 2026, yang digelar di Maroko, 14-16 April 2026. 

Penandatanganan cooperation agreement tentang Provision of Technical Expertise to Support AirNav Indonesia in Establishing a Sustainable Fatigue Risk Management (FRMS) Framework tersebut, dilakukan antara Sekretaris Jenderal ICAO Juan Carlos Salazar dan Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia Didiet KS Radityo, didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Achmad Setiyo Prabowo.

Partisipasi AirNav Indonesia dalam program ini juga selaras dengan strategi perusahaan dalam meningkatkan international exposure, memperkuat posisi Indonesia dalam forum ICAO, serta mendorong adopsi best practices global di bidang Air Traffic Management (ATM).

Selain itu, keterlibatan aktif dalam organisasi internasional ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah melalui transfer pengetahuan dan pengalaman personel, dalam upaya peningkatan kapabilitas internal perusahaan.

Melalui momentum ini, AirNav Indonesia tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan dengan ICAO dan pemerintah. Tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai Air Navigation Service Provider (ANSP) yang berperan aktif dalam mendukung keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan sistem penerbangan global. 

”Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong implementasi ICAO Strategic Plan 2026–2050, khususnya dalam aspek keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan penerbangan,” ungkapnya.

Dijelaskan, implementasi FRMS diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, efisiensi operasional, serta kesejahteraan personel, yang menjadi faktor kunci dalam penyelenggaraan layanan navigasi penerbangan yang andal.

Dalam dunia penerbangan, FRMS adalah pendekatan sistematis, berbasis data, dan ilmu pengetahuan untuk mengidentifikasi, memantau, dan mengurangi risiko kelelahan fisik maupun mental pada awak pesawat dan personel operasional. Sistem ini bertujuan memastikan keselamatan operasional dengan mencegah gangguan kinerja akibat kelelahan. 

Sementara itu, Direktur SDM & Umum Didiet KS Radityo menambahkan, kerjasama strategis AirNav Indonesia dengan ICAO ini akan berlangsung selama tiga tahun, dengan tujuan untuk mendukung AirNav Indonesia dalam rangka membangun kerangka kerja Fatigue Risk Management System (FRMS) dan peningkatan keselamatan yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

35 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.