Perkuat Sistem Keselamatan, AirNav Indonesia Teken Kerja Sama Strategis dengan ICAO
📅 Senin, 20 Apr 2026, 14:24 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasSecara teknis, perjanjian tersebut mengatur pelaksanaan penugasan tenaga ahli AirNav Indonesia pada posisi strategis di ICAO.
Dia merinci, kerangka kerja FRMS yang akan dibangun melalui kerjasama ini, antara lain meliputi rekomendasi dalam pembaruan kebijakan terkait manajemen kelelahan agar selaras dengan standar dan praktik yang direkomendasikan (Standards and Recommended Practices/SARPs) ICAO. Termasuk pula peningkatan kompetensi kelembagaan dan sumber daya manusia dalam manajemen risiko kelelahan.
”Selain itu, akan dilakukan pengembangan peta jalan implementasi nasional dengan tonggak capaian yang terukur guna memastikan penerapan manajemen kelelahan yang efektif, berbasis data, dan patuh terhadap ketentuan di seluruh layanan lalu lintas udara,” jelas Didiet.
Ke depan, AirNav Indonesia diharapkan tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di forum internasional, tetapi juga menegaskan kontribusinya dalam membangun sistem penerbangan global yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Diharapkan, melalui kerjasama ini pula, AirNav Indonesia tidak hanya berkontribusi langsung dalam pengembangan kebijakan navigasi penerbangan regional, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia nasional melalui pengalaman internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!