Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KOTA Malang Was-was Keberadaan Minyakita

📅 Senin, 20 Apr 2026, 07:11 WIB | Oleh:
KOTA Malang Was-was Keberadaan Minyakita Doc: ist
Ket. ngumpet terus

MALANG – Minyakita mulai langka di banyak daerah. Untuk mengatasi kekhawatiran yang mungkin menghantui warga Malang, Perum Bulog Cabang Malang menyatakan terus mengawasi ssecara ketat ketersediaan minyak goreng Minyakita di tingkat pedagang di Kota Malang, Jawa Timur.

"Insya Allah kami selalu melakukan monitoring stok yang ada di Pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), seperti di Pasar Dinoyo dan Pasar Bunul," kata Kepala Perum Bulog Cabang Malang M Nurjuliansyah Rachman di Kota Malang, Minggu.

Dalam mekanisme pengawasan rutin tersebut pihaknya menggandeng satuan tugas (satgas) pangan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota. Apabila ditemukan potensi berkurangnya ketersediaan Minyakita di pasar, maka Bulog akan langsung intervensi dengan menambah pasokan.

Nurjuliansyah menyampaikan saat ini ketersediaan Minyakita di Kota Malang tersisa sekitar 9 ribu liter. "Kalau dibilang aman masih belum. Saat ini (kebutuhan) tidak terbatas, berapa pun pasti terserap pasar," ucap dia.

Melihat situasi tersebut, dia meminta masyarakat tak perlu cemas sebab Perum Bulog Malang telah berkoordinasi dengan Perum Bulog Jawa Timur untuk memberikan pasokan tambahan ke Kota Malang. Meski demikian, Bulog Malang masih belum mengetahui berapa banyak distribusi tambahan yang akan diberikan khusus untuk wilayah itu.

"Kalau penambahan itu kami tidak bisa menentukan kuantumnya karena itu bergantung produsen yang mengirimkan. Jadi, begitu mendapatkan informasi kalau sudah ada kami langsung ambil," ucapnya. Ia memastikan bahwa pihaknya maupun Bulog Jawa Timur selalu berupaya memenuhi kebutuhan komoditas Minyakita untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Diupayakan (terpenuhi) karena kantor wilayah (Bulog Jawa Timur) kan ada 13 cabang di seluruh kabupaten dan kota, sehingga (pasokan) dibagi untuk menjaga harganya tetap hijau sesuai harga eceran tertinggi atau HET itu," kata dia. Adapun HET untuk minyak goreng Minyakita adalah Rp15.700 per liter.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Bunul, Kota Malang, Supriyono mengatakan stok Minyakita di lapak miliknya masih terbilang aman, lantaran baru saja mendapatkan pasokan tambahan sebanyak 12 dus. Ketersediaan itu diperkirakannya mampu bertahan sampai satu pekan depan.

Ia juga menyatakan Minyakita merupakan komoditas yang paling dicari oleh masyarakat lantaran harganya terjangkau jika dibandingkan dengan minyak goreng kemasan premium. "Kalau minyak goreng premium saat ini sudah menyentuh Rp44 ribu per dua liter," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.