Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan: Mesin Pertanian Mulai Beralih ke Energi Terbarukan

📅 Senin, 20 Apr 2026, 19:17 WIB | Oleh:
Kementan: Mesin Pertanian Mulai Beralih ke Energi Terbarukan Doc: Dokumentasi Biro Humas Kementan

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menguji penggunaan biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian. Pengujian ini dilakukan untuk mendukung pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan pengembangan biofuel menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional. Pemerintah juga mendorong pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Artinya, tahun ini kita tidak impor solar,” ucap dia dalam rilis resminya, Sabtu (18/4).

Ia menyebut program B50 menjadi bagian penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri. Pemanfaatan biodiesel juga diarahkan untuk mendukung modernisasi pertanian.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Fadjry Djufry, mengatakan pihaknya mengembangkan bioreaktor biodiesel hybrid. Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan biodiesel secara efisien dan stabil.

“Kami mendorong pengembangan bioreaktor biodiesel. Tentu yang mampu menghasilkan bahan bakar dengan kualitas stabil,” ucap dia di Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut dia, biodiesel hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya untuk operasional alat dan mesin pertanian.

Sementara itu, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian bekerja sama dengan LEMIGAS melakukan uji lapangan alsintan berbahan bakar B50. Pengujian dilakukan pada awal April 2026.

Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, mengatakan pengujian bertujuan memastikan kesiapan teknis di lapangan. Evaluasi dilakukan terhadap keandalan mesin dan efisiensi bahan bakar.

“Pengujian ini untuk mengevaluasi performa alsintan. Mulai dari keandalan mesin hingga efisiensi bahan bakar,” kata dia.

Pengujian dilakukan pada traktor roda dua, traktor roda empat, dan pompa air. Uji cold-startability juga dilakukan untuk memastikan mesin tetap berfungsi setelah penyimpanan.

Hasil pengujian menunjukkan biodiesel B50 memiliki kinerja yang relatif stabil. Parameter seperti daya, konsumsi bahan bakar, dan efisiensi kerja memenuhi standar nasional.

Penggunaan B50 dinilai tidak memberikan dampak negatif terhadap performa mesin. Hasil ini membuka peluang penerapan biodiesel pada alsintan secara lebih luas.

Kementerian Pertanian terus mendorong integrasi bioenergi dengan mekanisasi pertanian. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan mendukung program B50 nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.