Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heboh Video Pungli di Wisata Cibodas, Disbudpar Cianjur Pastikan Sudah Ditindaklanjuti.

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 20:30 WIB | Oleh:
Heboh Video Pungli di Wisata Cibodas, Disbudpar Cianjur Pastikan Sudah Ditindaklanjuti. Doc: Antara Foto
Ket. Gerbang utama Kawasan Wisata Cibodas di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan tidak ada aksi pungutan liar (pungli) di Kawasan Wisata Cibodas dengan meningkatkan pengawasan, pencegahan dan sosialisasi pada masyarakat terutama para pelaku pariwisata.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Cianjur Rahmat Kurniawan, di Cianjur, Minggu, mengatakan video viral yang beredar di media sosial terkait pungli yang dilakukan seorang pria di kawasan wisata Cibodas sudah ditindaklanjuti pihaknya.

Tiket masuk di gerbang utama kawasan Cibodas sebesar Rp7 ribu sudah mencakup biaya parkir dan lainnya, kecuali tiket masuk ke Kebun Raya Cibodas dan objek wisata lainnya termasuk ke Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango.

"Kami sudah menindaklanjuti video yang viral dengan datang langsung ke kawasan Cibodas untuk memastikan kronologisnya, kami sangat menyayangkan aksi tersebut terlebih sempat menyebut larangan wisatawan datang ke Cibodas," katanya lagi.

Pasalnya, ujar dia, kawasan wisata Cibodas merupakan destinasi wisata utama dan andalan yang banyak menarik wisatawan untuk datang mulai dari dalam hingga luar negeri terutama saat akhir pekan dan libur panjang.

Dia mengaku sangat menyesalkan tindakan pria yang melakukan pungli, bahkan terkait ucapan larangan wisatawan Timur Tengah untuk tidak berkunjung ke kawasan wisata Cibodas atau destinasi lain yang ada di dalamnya.

Pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut, guna memastikan ke depan tidak ada lagi aksi pungli yang dapat meresahkan dan merugikan pelaku pariwisata di kawasan Cibodas, sehingga membuat wisatawan malas untuk datang.

"Kami sangat menyesalkan perbuatan oknum tersebut, karena dapat berdampak terhadap angka kunjungan, kami akan menggencarkan sosialisasi dan pencegahan serta meningkatkan pengawasan agar hal tersebut tidak kembali terulang," katanya.

Sementara video seorang wisatawan terlibat adu mulut dengan oknum juru parkir, karena diminta membayar uang parkir sebesar Rp10 ribu kawasan wisata Cibodas viral di media sosial, dimana oknum tersebut sempat mengucapkan larangan wisatawan asing berkunjung ke Cibodas.

Wisatawan yang telah membayar tiket masuk di gerbang utama menolak untuk membayar, namun terus dipaksa oknum tersebut dengan dalih di depan urusan pemda sedangkan biaya menitip kendaraan pada dirinya, sehingga dia sempat melontarkan ancaman agar wisatawan tidak datang ke Cibodas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.