Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KCNA: Korea Utara Gunakan Bom Tandan dalam Uji Coba Rudal Terbaru

📅 Senin, 20 Apr 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
KCNA: Korea Utara Gunakan Bom Tandan dalam Uji Coba Rudal Terbaru Doc: AFP/KCNA via KNS
Ket. Foto yang diambil pada 19 April 2026 dan dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 20 April 2026, menunjukkan uji tembak rudal balistik di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara.

SEOUL - Korea Utara menembakkan beberapa rudal balistik jarak pendek yang menguji kekuatan amunisi tandan miliknya, kata kantor berita pemerintah, Senin (20/4), mengkonfirmasi peluncuran terbaru dalam serangkaian peluncuran yang dilakukan.

Peluncuran pada hari Minggu (19/4) yang diawasi oleh pemimpin Kim Jong Un tersebut bertujuan untuk "memverifikasi karakteristik dan kekuatan hulu ledak bom tandan dan hulu ledak ranjau fragmentasi yang diterapkan pada rudal balistik taktis", demikian dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Uji coba tersebut menyusul uji coba persenjataan lainnya dalam beberapa minggu terakhir, termasuk rudal balistik, rudal jelajah anti-kapal perang, dan amunisi tandan.

Baik Korea Utara maupun Korea Selatan belum menandatangani konvensi Oslo tahun 2008 tentang penanggulangan bom tandan.

Korea Selatan mengutuk peluncuran tersebut dan menyerukan kepada Korea Utara untuk menghentikan "provokasi".

KCNA mengatakan manuver tersebut menguji hulu ledak rudal balistik taktis permukaan-ke-permukaan Hwasongpho-11 Ra.

Lima proyektil ditembakkan ke arah area target di sekitar sebuah pulau yang berjarak sekitar 136 kilometer (85 mil) dari lokasi peluncuran, demikian disebutkan.

Mereka menyerang area seluas 12,5 hingga 13 hektare dengan "kepadatan yang sangat tinggi, sepenuhnya menunjukkan kekuatan tempur mereka".

Kim "menyampaikan kepuasan yang besar atas hasil uji coba" dan mencatat bahwa pengembangan hulu ledak bom tandan "dapat... meningkatkan kemampuan serangan dengan kepadatan tinggi untuk menumpas area target tertentu serta kemampuan serangan dengan presisi tinggi," kata KCNA.

Hong Min, seorang peneliti senior di Institut Unifikasi Nasional Korea, mengatakan bahwa jangkauan yang dilaporkan tersebut akan menempatkan Seoul dan instalasi militer utama AS dalam jangkauan Pyongyang.

"Sistem ini tampaknya dirancang untuk mengisi celah antara peluncur roket ganda dan rudal balistik jarak pendek," katanya.

Yang Moo-jin, seorang profesor di Universitas Studi Korea Utara Seoul, mencatat bahwa komandan korps garis depan mengamati uji coba tersebut, berbeda dengan para peneliti senjata yang menyaksikan uji coba sebelumnya.

"Ini menunjukkan bahwa sistem tersebut hampir siap untuk dioperasikan, dengan kemampuan untuk diluncurkan langsung dari posisi terdepan terhadap pangkalan Korea Selatan dan AS," katanya.

Amerika Serikat menempatkan sekitar 28.000 tentara di wilayah Selatan untuk membantu pertahanan terhadap ancaman militer dari Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Tujuan Wisata Kawasan Belit...
Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.