Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Protes Keras Kapal Militer Jepang Melintasi Selat Taiwan

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Protes Keras Kapal Militer Jepang Melintasi Selat Taiwan Doc: Naval News
Ket. Kapal perusak JS Sazanami (DD-113) Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF) melewati Selat Taiwan di perairan antara Tiongkok dan Taiwan pada 25 September 2024

BEIJING - Pemerintah Tiongkok menyatakan sangat berkeberatan atas masuknya kapal Pasukan Bela Diri (SDF) Maritim Jepang ke Selat Taiwan, Jumat (17/4), yang dinilai sebagai langkah provokatif dan memperuncing ketegangan bilateral.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengatakan militer Tiongkok telah menangani pelayaran tersebut sesuai hukum dan peraturan yang berlaku. Ia menilai Jepang memperparah situasi dengan mengirimkan kapal untuk unjuk kekuatan dan secara sengaja memprovokasi Tiongkok.

“Tindakan ini secara serius merusak fondasi politik hubungan Tiongkok-Jepang serta mengancam kedaulatan dan keamanan Tiongkok. Tiongkok dengan tegas menentang hal tersebut dan telah menyampaikan protes keras kepada Jepang,” kata Guo dalam konferensi pers di Beijing.

Pelayaran ini merupakan yang pertama sejak Sanae Takaichi menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang pada Oktober lalu. Langkah tersebut terjadi di tengah hubungan yang telah memanas sejak pernyataan Takaichi pada November 2025 mengenai kemungkinan krisis Taiwan.

Meski pemerintah Jepang belum secara resmi mengumumkan pelayaran itu, media Jepang menyebut langkah tersebut sebagai sinyal bahwa Tokyo perlu bersikap lebih tegas terhadap meningkatnya sikap agresif Tiongkok.

Guo menegaskan bahwa isu Taiwan menyangkut kedaulatan dan keutuhan wilayah Tiongkok serta menjadi fondasi politik hubungan Tiongkok-Jepang. Ia menyebutnya sebagai garis merah yang tidak boleh dilanggar dan mendesak Jepang untuk berhati-hati dalam perkataan dan tindakan serta menghentikan langkah yang dinilai menyimpang.

“Ini adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar. Tiongkok mendesak Jepang untuk segera kembali ke jalur yang benar, berhati-hati dalam perkataan dan tindakan, serta menghentikan langkah yang semakin menjauh dari jalan yang benar,” ujarnya.

Menurut Guo, dalam beberapa tahun terakhir terjadi berbagai gangguan terhadap perwakilan Tiongkok di Jepang, termasuk insiden serius seperti pembobolan kedutaan oleh seorang perwira aktif Pasukan Bela Diri yang membawa pisau. Ia menilai kejadian tersebut mencerminkan meningkatnya pengaruh kelompok sayap kanan di Jepang serta melemahnya suara yang objektif dan rasional.

Ia juga memperingatkan bahwa munculnya neo-militerisme di Jepang berpotensi mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Kami sekali lagi mendesak pihak Jepang untuk merefleksikan dan memperbaiki kebijakan serta perilakunya, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan memikul tanggung jawab penuh atas insiden tersebut,” tegas Guo.

Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Zhang Xiaogang mengatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap pelayaran kapal Jepang tersebut.

Menurut dia, kapal perusak Jepang melintasi Selat Taiwan dan Komando Teater Timur Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok telah mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk memantau serta mengawasi jalur pelayaran tersebut.

“Tindakan Jepang ini merupakan provokasi yang disengaja, kesalahan yang berulang, dan menimbulkan pertanyaan mengenai maksud sebenarnya,” katanya.

Zhang menambahkan bahwa pelayaran kapal Jepang mengirimkan sinyal yang salah kepada kekuatan separatis “kemerdekaan Taiwan”, yang berpotensi memicu kemarahan publik Tiongkok serta memperkuat tekad untuk melawan apa yang disebut sebagai provokasi berbahaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.