Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Strategis Nasional Bisa Jadi Multiplier Effect Ekonomi Jika Pemda Inovatif

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 09:00 WIB | Oleh:
Program Strategis Nasional Bisa Jadi Multiplier Effect Ekonomi Jika Pemda Inovatif Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan program strategis nasional sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi, Rabu (15/4).

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan program strategis nasional sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/4).

Kegiatan tersebut mengusung tema akselerasi produktivitas investasi dan hilirisasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Bima menilai tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan daerah di tengah dinamika global yang terus berubah.

"Program strategis nasional adalah pengungkit kemajuan di daerah, dengan catatan kepala daerah menjemput bola, mengawal, dan mengambil inisiatif," ujarnya.

Menurut Bima, program strategis nasional tidak boleh dipandang sebagai beban administratif bagi pemerintah daerah. Sebaliknya, program tersebut harus dioptimalkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini terus mendorong berbagai program prioritas lintas sektor yang mencakup layanan dasar hingga penguatan ekonomi daerah. Jika dikelola dengan baik, program-program tersebut berpotensi menciptakan multiplier effect yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Bima juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian harus disikapi secara adaptif oleh pemerintah daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, justru dapat menjadi peluang untuk melakukan transformasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

"Di sinilah kualitas leadership kepala daerah diuji, apakah mampu melihat peluang atau justru merasa terbebani," tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepala daerah perlu mengubah pola kerja menjadi lebih efektif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Kemampuan membaca peluang di tengah tantangan global menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

Selain itu, Bima menyoroti potensi ekonomi yang dimiliki Provinsi Jambi, khususnya di sektor perkebunan seperti kelapa. Ia menilai sektor tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk.

Pengembangan sektor unggulan daerah, lanjutnya, harus didukung dengan kebijakan yang tepat serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Dengan demikian, potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bima berharap Provinsi Jambi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan program prioritas nasional. Ia juga menekankan pentingnya soliditas seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.

Dengan sinergi yang kuat dan pemanfaatan potensi secara optimal, pemerintah daerah diharapkan mampu menjadikan program strategis nasional sebagai motor penggerak pembangunan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Global

4 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Perkuat Rantai Pasok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.