Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Strategis Nasional Bisa Jadi Multiplier Effect Ekonomi Jika Pemda Inovatif

24 Jumat, 17 Apr 2026, 09:00 WIB | Oleh:
Program Strategis Nasional Bisa Jadi Multiplier Effect Ekonomi Jika Pemda Inovatif Program Strategis Nasional Bisa Jadi Multiplier Effect Ekonomi Jika Pemda Inovatif Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan program strategis nasional sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi, Rabu (15/4).

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memanfaatkan program strategis nasional sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/4).

Kegiatan tersebut mengusung tema akselerasi produktivitas investasi dan hilirisasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Bima menilai tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan daerah di tengah dinamika global yang terus berubah.

"Program strategis nasional adalah pengungkit kemajuan di daerah, dengan catatan kepala daerah menjemput bola, mengawal, dan mengambil inisiatif," ujarnya.

Menurut Bima, program strategis nasional tidak boleh dipandang sebagai beban administratif bagi pemerintah daerah. Sebaliknya, program tersebut harus dioptimalkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini terus mendorong berbagai program prioritas lintas sektor yang mencakup layanan dasar hingga penguatan ekonomi daerah. Jika dikelola dengan baik, program-program tersebut berpotensi menciptakan multiplier effect yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Bima juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian harus disikapi secara adaptif oleh pemerintah daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, justru dapat menjadi peluang untuk melakukan transformasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

"Di sinilah kualitas leadership kepala daerah diuji, apakah mampu melihat peluang atau justru merasa terbebani," tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepala daerah perlu mengubah pola kerja menjadi lebih efektif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Kemampuan membaca peluang di tengah tantangan global menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.

Selain itu, Bima menyoroti potensi ekonomi yang dimiliki Provinsi Jambi, khususnya di sektor perkebunan seperti kelapa. Ia menilai sektor tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk.

Pengembangan sektor unggulan daerah, lanjutnya, harus didukung dengan kebijakan yang tepat serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Dengan demikian, potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bima berharap Provinsi Jambi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan program prioritas nasional. Ia juga menekankan pentingnya soliditas seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.

Dengan sinergi yang kuat dan pemanfaatan potensi secara optimal, pemerintah daerah diharapkan mampu menjadikan program strategis nasional sebagai motor penggerak pembangunan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Nasional
Perum Bulog dan Menko Panga...
Daerah
Wisata Kebun Stroberi Jadi ...
Luar Negeri
Kemlu: Dua WNI Turut Jadi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.