Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyakit Kaki Gajah Sangat Berbahaya Mesti Segera Diberantas

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 12:47 WIB | Oleh:
Penyakit Kaki Gajah Sangat Berbahaya Mesti Segera Diberantas Doc: ist
Ket. kesehatan

BANGKA TENGAH – Penyakit kaki gajah atau filariasis harus diberantas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengoptimalkan tata laksana penanganan penyakit kaki gajah atau filariasis melalui pemantauan rutin, skrining, dan intervensi berbasis lokasi, sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah Zaitun di Koba, Jumat, mengatakan penanganan filariasis dilakukan secara berkelanjutan dengan memasukkan penyakit tersebut sebagai salah satu prioritas dalam program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).

Ia menjelaskan upaya pengendalian dilakukan melalui skrining aktif di masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kasus.

"Ini kita lakukan untuk mendeteksi secara dini potensi penularan, sekaligus memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau," kata Zaitun.

Menurut dia, filariasis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria dan penularannya perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, kata dia, pendekatan penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tenaga kesehatan serta dukungan masyarakat.

"Selain skrining, penanganan juga dilakukan berbasis lokus, yakni dengan memfokuskan intervensi di lingkungan tempat penemuan kasus," ujarnya.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk memutus rantai penularan karena penanganan dilakukan langsung pada sumber risiko di lapangan.

Tenaga medis, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penderita dengan memberikan terapi dan pengobatan sesuai standar.

Upaya tersebut, lanjutnya, untuk mencegah terjadinya komplikasi sekaligus menekan kemungkinan penularan lebih lanjut.

Zaitun mengatakan pola penanganan yang terstruktur dan berkelanjutan tersebut menjadi kunci dalam menjaga kondisi filariasis tetap terkendali di Bangka Tengah.

Meskipun demikian, lanjut dia, masyarakat tetap diimbau untuk berperan aktif dalam pencegahan, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari faktor risiko penularan.

Kendati penyakit ini terkendali dan jumlah penderita tidak bertambah yaitu sebanyak 10 kasus, namun warga tetap harus waspada.

"Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, sangat penting dalam mendukung upaya eliminasi filariasis sehingga daerah ini terbebas dari penyakit kaki gajah secara menyeluruh," ujar Kepala Dinkes Bangka Tengah Zaitun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.