Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyakita Turun Per April 2026, Mendag Pastikan Stok Melimpah di Pasar Rakyat

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 21:05 WIB | Oleh:
Harga Minyakita Turun Per April 2026, Mendag Pastikan Stok Melimpah di Pasar Rakyat Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah menegaskan kebijakan domestic market obligation (DMO) untuk minyak goreng rakyat terbukti efektif menjaga stabilitas harga di pasar. Kebijakan ini mewajibkan minimal 35 persen distribusi dilakukan melalui Perum Bulog dan BUMN pangan.

JAKARTA - Pemerintah menegaskan kebijakan domestic market obligation (DMO) untuk minyak goreng rakyat terbukti efektif menjaga stabilitas harga di pasar. Kebijakan ini mewajibkan minimal 35 persen distribusi dilakukan melalui Perum Bulog dan BUMN pangan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa kebijakan tersebut mampu menekan harga minyak goreng, khususnya produk Minyakita. Rata-rata harga nasional Minyakita tercatat turun menjadi Rp15.961 per liter per 10 April 2026.

Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 5,45 persen dibandingkan periode sebelum kebijakan diterapkan. Sebelumnya, harga Minyakita sempat berada di level Rp16.881 per liter pada akhir Desember 2025.

"Kebijakan DMO minimal 35 persen melalui BUMN Pangan terbukti efektif menjaga ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga Minyakita di pasar," ujar Budi Santoso.

Ia menambahkan bahwa realisasi distribusi bahkan telah melampaui batas minimal yang ditetapkan pemerintah. Hingga 10 April 2026, realisasi DMO tercatat mencapai sekitar 49,45 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan mekanisme distribusi berjalan dengan baik dan mampu menjangkau pasar rakyat. Pemerintah juga membuka peluang peningkatan distribusi selama didukung ketersediaan pasokan.

"Kami melihat realisasi yang sudah melebihi 49 persen menunjukkan distribusi berjalan optimal dan dapat terus ditingkatkan," ujar Budi Santoso.

Pemerintah juga terus memperkuat kebijakan DMO dan domestic price obligation (DPO) sebagai upaya menjaga keseimbangan pasar. Melalui skema ini, produsen dan eksportir diwajibkan memenuhi kebutuhan dalam negeri secara terkontrol.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan, menyebut distribusi melalui BUMN menjadi kunci utama menjaga pasokan. Langkah ini dilakukan untuk memotong rantai distribusi dan mencegah spekulasi harga di pasar.

"Penyaluran melalui BUMN kami optimalkan untuk memastikan Minyakita sampai langsung ke pedagang pasar rakyat," ujar Iqbal S. Shofwan.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar wilayah telah menunjukkan kondisi harga yang stabil sesuai harga eceran tertinggi. Sebanyak 15 provinsi bahkan telah mencatatkan harga Minyakita sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter.

Meski demikian, pemerintah masih mencermati adanya disparitas harga di beberapa wilayah, terutama di Indonesia Timur. Perbedaan harga ini menjadi perhatian agar distribusi dapat lebih merata ke seluruh daerah.

Selain distribusi, pemerintah juga mengintensifkan pengawasan bersama Satgas Pangan Polri dan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta mencegah pelanggaran di lapangan.

Kementerian Perdagangan telah memberikan sanksi kepada sejumlah pelaku usaha yang tidak memenuhi ketentuan DMO. Sanksi tersebut berupa penangguhan persetujuan ekspor hingga teguran administratif bagi pelanggaran distribusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.