Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Harus Perbaiki Komunikasi dengan Investor AS

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dosen Magister Ekonomi Terapan, Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko yang diminta tanggapannya mengatakan, kesehatan fiskal (anggaran pemerintah yang sehat, defisit rendah, utang terkendali) berdampak positif bagi investasi dengan meningkatkan kepercayaan investor.

Fiskal yang sehat menstabilkan ekonomi, mengurangi risiko suku bunga tinggi, dan memberi ruang untuk insentif pajak. Sebaliknya, fiskal yang tidak sehat (defisit tinggi) memicu inflasi, menurunkan minat investasi.

Pemerintah dengan fiskal yang sehat memiliki fleksibilitas untuk memberikan insentif fiskal, seperti pengurangan pajak atau subsidi, yang secara langsung dapat mendorong peningkatan investasi, terutama di sektor produktif.

Fiskal yang sehat mencegah pemerintah melakukan utang berlebihan, sehingga mengurangi tekanan kenaikan suku bunga. Suku bunga yang stabil dan rendah menurunkan biaya modal (cost of capital) bagi investor.

“Kesehatan fiskal yang baik memungkinkan pemerintah membiayai proyek infrastruktur,”ungkap Suhartoko.

Hal yang harus dibuktikan kepada calon investor asing jelasnya adalah pernyataan mengenai kesehatan fiskal harus benar adanya, sekali tidak benar pernyataan pemerintah akan berakibat turunnya kredibilitas pemerintah dan menururunkan kepercayaan asing kepada pemerintah.

Menarik investor bukan sekedar jaminan kesehatan fiskal, tetapi masalah klasik yang sampai saat ini masih menjadi persoalan adalah penyediaan lahan secara cepat, proses perijinan yang pasti, keamanan berusaha dan tersedianya tenaga kerja trampil lokal yang dibutuhkan investor.

Sementara rekannya, Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Aloysius Gunadi Brata, menilai upaya pemerintah meyakinkan investor global terkait arah kebijakan fiskal merupakan langkah yang penting untuk memulihkan kepercayaan pasar.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa klaim investor telah yakin terhadap kebijakan fiskal Indonesia tidak bisa langsung diterima tanpa verifikasi yang jelas.

“Klaim bahwa investor langsung menjadi yakin agaknya sulit untuk diterima begitu saja. Dalam forum global seperti ini, investor biasanya lebih pada posisi mendengar dan bertanya,” kata Aloysius, Selasa (14/4).

Menurutnya, pernyataan tersebut akan lebih kredibel apabila disertai konfirmasi langsung dari para investor global, misalnya melalui pernyataan bersama atau sikap resmi dari lembaga investasi yang hadir dalam forum tersebut.

Lebih lanjut, Aloysius menekankan bahwa isu utama yang menjadi perhatian investor saat ini adalah stabilitas fiskal, terutama terkait kekhawatiran defisit anggaran yang berpotensi mendekati atau melampaui batas 3 persen. Ia menilai kondisi tersebut dapat ditafsirkan sebagai refleksi dari inkonsistensi kebijakan pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal.

“Pergerakan defisit yang mendekati 3 persen dapat ditafsirkan sebagai refleksi dari ketidakkonsistenan kebijakan pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.