Kementerian Perhubungan Dukung Teknologi Keselamatan Kendaraan, Tekan Angka Kecelakaan Motor
📅 Minggu, 12 Apr 2026, 06:05 WIB | Oleh: Tim PenulisRio menilai Indonesia sebenarnya telah memiliki kerangka lima pilar keselamatan jalan dalam RUNK, namun implementasinya belum seimbang, terutama pada pilar teknologi kendaraan yang belum berjalan optimal dibanding edukasi.
Karena itu, penguatan aspek kendaraan dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menekan fatalitas, bukan menggantikan pilar lain, melainkan melengkapi sistem keselamatan guna melindungi pengguna jalan secara lebih efektif.
Ia menambahkan, pendekatan sistemik seperti di sektor penerbangan dan perkeretaapian perlu diterapkan, agar setiap insiden memicu evaluasi menyeluruh, terutama pada kendaraan roda dua yang berkontribusi besar terhadap angka kematian.
"Di tingkat global, kecelakaan bukan lagi sekadar accident, melainkan road crash yang bisa dicegah. Namun di Indonesia masih dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak terhindarkan. Karena itu, penguatan kendaraan berkeselamatan harus dilihat sebagai upaya melindungi, bukan membebani,” kata Rio.
Sebaiknya Anda baca juga:
Praktisi keselamatan jalan dari ASEAN NCAP Adrianto Sugiarto menyebutkan 46 persen kecelakaan di Asia Tenggara melibatkan sepeda motor, dan dengan hampir 40 persen populasi ASEAN, yang mana Indonesia menjadi kontributor terbesar di kawasan.
“Mengubah perilaku ratusan juta masyarakat membutuhkan waktu panjang. Sementara itu, nyawa terus melayang di jalan setiap hari. Dalam kondisi ini, teknologi menjadi salah satu langkah relevan untuk menekan fatalitas korban,” kata Andrianto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!