Stabilitas Nilai Tukar: Lebih dari Sekadar Intervensi Moneter, Keyakinan Pelaku Pasar Menjadi Kunci
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 09:36 WIB | Oleh: Tim RedaksiMelengkapi seremoni peluncuran, diselenggarakan sesi bedah buku sebagai ruang refleksi kritis untuk menggali pemikiran strategis Ginandjar Kartasasmita. Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, (Menteri PPN/Kepala Bappenas), Dr. Sofyan A. Djalil (Menteri ATR/BPN 2016-2022), dan tentatif Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM).
Sesi bedah buku berlangsung interaktif di bawah panduan moderator Rosiana Silalahi, Direktur Utama Kompas TV.
Dalam tanggapannya, Sofyan Djalil menilai sosok Ginandjar Kartasasmita sebagai pribadi pekerja keras. “Membaca buku ini kita bisa mengerti bagaimana Ginandjar muda bekerja sangat keras, juga sangat smart. Kemudian punya conviction luar biasa terhadap P3DN dan kemudian lahirnya pengusaha-pengusaha nasional yang sampai sekarang kita bangga. Itu adalah karena kerja beliau. Bagaimana Ginandjar membangun dan membentuk dirinya, ini saya lihat ada kombinasi dari smart masuk ITB kemudian di Jepang dalam tempo 5 tahun bisa menyelesaikan sarjana dengan bahasa Jepang khususnya. Beliau ini seorang pekerja keras,” ungkapnya panjang lebar.
Sementara menurut Rachmat Pambudy, sosok Ginandjar Kartasasmita berhasil meninggalkan legacy dalam pemikiran dan kepemimpinan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kontribusi Ginandjar dalam meletakkan dasar-dasar hilirisasi dan pengembangan wirausaha nasional, termasuk konsep industrialisasi berbasis agroindustri. Ini menurut saya masih sangat relevan dan dapat menjadi pijakan menuju visi Indonesia Emas 2045,“ pungkas Rachmat Pambudy.
Rachmat Pambudy menambahkan jika Ginandjar di usianya saat ini masih bisa seperti Pak Mahathir, Indonesia pasti bisa lebih bagus daripada Malaysia.
Melengkapi acara peluncuran dan bedah buku, diadakan pula syukuran hari ulang tahun ke-85 Ginandjar Kartasasmita. Momen ini dihadiri oleh para kolega lintas zaman yang memberikan pengakuan atas integritas dan dedikasi beliau selama ini beserta keluarga dan kerabatnya. Acara ditutup dengan sajian hiburan dan ramah tamah, yang memperlihatkan sisi lain sang teknokrat yang tetap segar serta bersahaja di usia purnakaryanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!