Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Siapkan Pusat Finansial Khusus, RI Bidik Lonjakan Investasi

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Siapkan Pusat Finansial Khusus, RI Bidik Lonjakan Investasi Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Pedagang cermin memotret salah satu produk yang akan dipasarkannya di aplikasi jual beli di kawasan Pejompongan, Jakarta.

JAKARTA – Mengoptimalkan peran Indonesia sebagai tujuan investasi memerlukan kombinasi kebijakan yang konsisten, iklim usaha yang kondusif, serta kepastian hukum yang kuat.

Di tengah persaingan global dalam menarik modal, investor cenderung memilih negara dengan regulasi yang sederhana, infrastruktur memadai, dan stabilitas ekonomi yang terjaga.

Penguatan daya tarik investasi tidak hanya bergantung pada insentif fiskal, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, efisiensi birokrasi, dan integrasi rantai pasok.

Tanpa pembenahan menyeluruh di aspek tersebut, potensi investasi yang besar berisiko tidak optimal dan dapat kalah bersaing dengan negara lain di kawasan.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah berencana membangun Pusat Finansial Khusus (special financial center) untuk mengoptimalkan peran Indonesia sebagai tujuan investasi yang aman di tengah gejolak geopolitik global.

"Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kita lagi cari tempat," ujar Prabowo dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4).

Menurutnya, usulan tersebut telah disampaikan beberapa tahun lalu oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, yang direncanakan berlokasi di Bali.

Prabowo menilai usulan tersebut semakin relevan saat ini untuk menunjukkan bahwa iklim investasi Indonesia tetap menarik di tengah dinamika global.

Dalam hal ini, Presiden menjelaskan bahwa banyak warga asal Rusia dan Ukraina yang berpindah dan menetap di Bali sejak kedua negara berkonflik pada 2022.

Kini, Presiden menilai bahwa inisiatif ini dapat menjaring investor yang sebelumnya berencana menanamkan modal di kawasan Timur Tengah, namun mengurungkan niatnya akibat meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

"Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau ke mana? Negara mana yang tidak perang sekarang? Indonesia salah satu yang paling diminati," katanya.

Prabowo menambahkan, langkah ini mencerminkan pandangannya bahwa krisis global bukan hanya tantangan, tetapi juga menciptakan peluang emas baru.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa gejolak global perlu dilihat sebagai momentum bagi Indonesia untuk menghadirkan inisiatif strategis serta mempercepat program prioritas.

"Intinya adalah, kita sangat banyak potensi. Tapi ini juga, yang saya katakan, membuat kita sekarang harus lebih keras, bekerja lebih teliti," imbuh Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Luar Negeri
Inggris Impor Air dari Norw...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.