Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Gempa, BMKG Ingatkan Warga Malut untuk Hindari Bangunan Rusak

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 13:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Gempa, BMKG Ingatkan Warga Malut untuk Hindari Bangunan Rusak Doc: ANTARA
Ket. Peta sebaran getaran gempa bumi susulan di Maluku Utara, Gorontalo dan Sulawesi Utara yang terdeteksi sensor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (9/4/2026).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga di Maluku Utara dan wilayah sekitarnya yang terdampak gempa untuk menghindari bangunan yang mengalami kerusakan guna mencegah risiko runtuhan akibat gempa susulan.  

"Tetap waspada namun tidak panik, serta menjauhi bangunan yang mengalami retakan signifikan atau kerusakan struktur," kata Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, di Jakarta, Kamis (09/4).    

Ia menambahkan masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas di area lereng perbukitan yang rawan longsor akibat kondisi tanah yang belum stabil pascagempa.

Imbauan tersebut dinilai penting mengingat sampai dengan Kamis (09/4) pagi, BMKG mencatat sebanyak 1.378 gempa susulan terjadi pascagempa utama, dengan aktivitas seismik yang menurut dan diperkirakan baru akan meluruh sepenuhnya dalam kurun waktu dua-tiga pekan sejak kejadian.    

"Jadi wajib menjauhi area lereng perbukitan yang rawan longsor akibat ketidakstabilan tanah pasca-gempa," kata dia.  

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Ternate, pada Kamis (02/4), dan dirasakan di sejumlah daerah seperti Ternate, Manado, dan Gorontalo dengan intensitas yang bervariasi. 

BMKG mencatat gelombang tsunami sempat terdeteksi di beberapa wilayah pesisir, antara lain di Halmahera Barat setinggi 0,30 meter, Bitung 0,20 meter, serta Minahasa Utara mencapai 0,75 meter.

Data harian menunjukkan tren penurunan jumlah gempa susulan, dari 394 kejadian pada hari pertama menjadi 91 kejadian pada hari keenam, dan 63 kejadian pada hari ketujuh ini.

Atas peristiwa tersebut dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Kota Manado, satu orang luka ringan, serta 16 keluarga terdampak di Kabupaten Minahasa. Selain korban jiwa, gempa tektonik ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah, termasuk di Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kota Ternate.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

38 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

44 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.