Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Pangan Berbahaya! Banyumas Perkuat Program Keamanan Pangan 2026

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada Pangan Berbahaya! Banyumas Perkuat Program Keamanan Pangan 2026 Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti dan Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Banyumas Gidion menunjukkan naskah Komitmen Bersama Program Keterpaduan Keamanan Pangan yang baru ditandatangani di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (8/4).

Purwokerto, Jateng - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) memperkuat sinergi lintas sektor dalam program terpadu keamanan pangan guna menjamin masyarakat memperoleh pangan yang aman dan layak konsumsi.

Saat membuka Forum Advokasi Program Keterpaduan Keamanan Pangan di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Rabu (8/4), Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan sistem keamanan pangan yang efektif dan berkelanjutan.

"Pangan yang aman dan bermutu merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak setiap masyarakat, sehingga harus dibangun secara komprehensif mulai dari individu, keluarga hingga masyarakat," katanya.

Dia menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui intervensi berbasis komunitas di desa, pasar, dan sekolah guna membentuk budaya keamanan pangan, tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kemandirian.

Dia juga mengingatkan kewaspadaan terhadap pangan tidak aman, terutama jajanan anak sekolah yang berisiko mengandung bahan berbahaya.

"Anak-anak merupakan kelompok rentan yang perlu perlindungan lebih, termasuk pengawasan jajanan di lingkungan sekolah," katanya.

Terkait dengan hal itu, Wabup mengajak pemerintah desa mengintegrasikan program keamanan pangan dengan program pembangunan seperti desa wisata, desa siaga, dan pemberdayaan ekonomi, serta mendorong pengelola pasar meningkatkan kualitas pengelolaan agar memenuhi kriteria pasar sehat.

Sementara itu, Kepala Balai POM Banyumas Gidion mengatakan keamanan pangan merupakan aspek mutlak karena pangan menjadi kebutuhan dasar manusia.

Menurut dia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaksanakan Program Keterpaduan Keamanan Pangan 2026 yang mencakup tiga pilar utama, yakni Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman.

"Pangan yang aman merupakan fondasi kesehatan masyarakat, sehingga pengawasan harus dilakukan secara terpadu," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan Program Desa Pangan Aman bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat desa melalui pembentukan kader keamanan pangan yang bertugas melakukan sosialisasi dan edukasi.

Adapun Program Pasar Pangan Aman difokuskan pada penguatan peran pedagang dan pengelola pasar melalui edukasi, pengawasan terpadu, serta pembentukan komunitas peduli pangan aman.

"Pasar tradisional masih menghadapi tantangan kebersihan dan potensi bahan berbahaya sehingga perlu penanganan bersama," katanya menjelaskan.

Sementara, Program PJAS Aman, kata dia, diarahkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung penyediaan jajanan sehat melalui edukasi kepada guru, siswa, dan orang tua serta pengawasan kantin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.