Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karang Taruna Banyumas Diminta Adaptif di Era Digital dan Jadi Motor Pemberdayaan Pemuda

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karang Taruna Banyumas Diminta Adaptif di Era Digital dan Jadi Motor Pemberdayaan Pemuda Doc: Antara
Ket. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (19/4).

Purwokerto, Jawa Tengah - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, aktif menjawab berbagai persoalan sosial masyarakat di tengah dinamika perkembangan zaman.

"Di tengah dinamika perkembangan zaman, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari pengangguran, kemiskinan, penyalahgunaan teknologi, hingga menurunnya kepedulian sosial. Kondisi ini mendorong peran aktif karang taruna sebagai bagian dari solusi," katanya dalam pengukuhan 43 anggota pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Minggu (19/4).

Ia mengatakan karang taruna memiliki peran strategis sebagai organisasi sosial kepemudaan yang tidak hanya menjadi wadah berkreasi dan berinovasi, juga mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial secara nyata dan berkelanjutan.

Menurut dia, karang taruna perlu hadir sebagai garda terdepan dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus mendorong tumbuhnya kewirausahaan pemuda serta memperkuat nilai kepedulian sosial dan gotong royong.

Oleh karena itu, kata dia, momentum pelantikan tersebut tidak boleh dimaknai sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal untuk bekerja nyata di tengah masyarakat.

“Karang taruna harus mampu hadir sebagai organisasi yang aktif, responsif, dan inovatif dalam menjawab berbagai kebutuhan dan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas organisasi, serta mempromosikan potensi daerah.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas akan terus menjadikan karang taruna sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui penguatan peran pemuda.

“Sinergi antara pemerintah daerah, karang taruna, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar program yang dijalankan lebih terarah dan memberikan dampak nyata,” kata Bupati.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Banyumas Juli Krisdianto menyatakan kesiapannya menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam hal ini, pihaknya mulai menyusun metodologi pendataan sosial yang dapat dimanfaatkan pemerintah, termasuk data warga miskin yang dilengkapi dokumentasi serta informasi bantuan yang telah diterima.

“Kami sudah mulai membuat metodologi pendataan, sehingga ketika pemerintah membutuhkan data, misalnya terkait warga miskin di suatu desa, kami bisa menyajikan data lengkap beserta kondisi riil di lapangan,” katanya.

Juli mengatakan sinergi antara karang taruna dan pemerintah akan terus ditingkatkan guna mendorong terwujudnya Banyumas yang lebih produktif, adil, dan sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.