Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Pangan Berbahaya! Banyumas Perkuat Program Keamanan Pangan 2026

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ditemui di sela kegiatan, Gidion mengatakan forum tersebut merupakan bentuk advokasi kepada pemerintah daerah agar program berjalan efektif dengan intervensi di tiga lokasi utama, yakni desa, pasar, dan sekolah dasar.

Dalam hal ini, di tingkat desa akan dibentuk kader yang mengedukasi masyarakat terkait pemilihan pangan aman, sedangkan di pasar dibentuk komunitas untuk mendorong pedagang menyediakan pangan aman sekaligus mengedukasi konsumen.

"Jika satu pasar sudah baik, diharapkan dapat menjadi contoh bagi pasar lain," katanya.

Sementara, di sekolah, kata dia, program tersebut melibatkan guru, siswa, dan orang tua untuk meningkatkan kesadaran terhadap jajanan aman karena anak-anak rentan terhadap pangan tidak higienis.

Ia mengatakan program tersebut juga mendukung kebijakan makanan bergizi gratis agar aspek keamanan pangan berjalan seiring dengan pemenuhan gizi masyarakat.

Gidion mengajak seluruh pemangku kepentingan mendukung program tersebut guna mewujudkan sistem keamanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.