Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perang Iran: Apa Saja yang Terjadi pada Hari ke-39?

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh:

Korea Selatan memilih opsi Arab Saudi: Korea Selatan akan mengirimkan lima kapal berbendera Korea ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah Arab Saudi untuk membangun jalur pasokan minyak alternatif ke Selat Hormuz, kata seorang anggota parlemen dari partai yang berkuasa.

Guncangan energi: Guncangan harga bahan bakar global telah mendorong Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menyerukan percepatan pembangunan sistem energi baru.

Di Teluk

Kuwait: Menurut laporan CBS, serangan pesawat tak berawak Iran di pangkalan udara Ali al-Salem melukai 15 warga Amerika semalam.

Arab Saudi: Seorang juru bicara militer Saudi mengatakan pertahanan udara negara itu mencegat setidaknya 18 drone dalam beberapa jam terakhir. Dalam sebuah unggahan di X, Kementerian Pertahanan mengatakan semua drone tersebut telah dihancurkan.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan kerajaan melaporkan telah mencegat hingga tujuh rudal balistik di provinsi timur, dengan puing-puing berjatuhan di dekat fasilitas energi penting. Platform Peringatan Dini Nasional Saudi juga mengeluarkan peringatan tentang potensi bahaya di wilayah tersebut.

Bahrain: Sebuah jembatan penting yang menghubungkan negara kepulauan itu dengan Arab Saudi telah ditutup untuk lalu lintas tanpa batas waktu karena kekhawatiran akan serangan dari Iran, menurut laporan. Dalam sebuah unggahan di X, otoritas yang mengawasi Jembatan King Fahd mengatakan lalu lintas di atas jembatan tersebut telah "ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan" atas serangan Iran yang menargetkan provinsi Timur di Arab Saudi.

UEA: Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya mencegat rudal dan drone yang berasal dari Iran.

Pelacak langsung

Di AS

Trump dan pejabat senior AS lainnya memberikan rincian misi berisiko tinggi untuk menyelamatkan dua penerbang yang pesawat tempurnya ditembak jatuh di atas Iran, dengan mengatakan bahwa lebih dari 170 pesawat dan ratusan tentara terlibat dalam operasi tersebut.

Presiden mengecam seorang jurnalis yang melaporkan operasi penyelamatan AS terhadap seorang pilot yang jatuh di Iran, menuntut agar sumbernya diungkapkan dan mengancam akan memenjarakannya.

Trita Parsi, seorang pakar kebijakan luar negeri, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Trump dapat kembali memperpanjang tenggat waktu militer jika diplomasi muncul, dan mencatat bahwa ia telah melakukannya beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir. Parsi berpendapat bahwa Trump tidak memiliki banyak kredibilitas untuk dipertaruhkan, dan pada akhirnya mungkin akan menerima status quo baru di Selat Hormuz, termasuk biaya transit Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.