Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Jatim Kaji Kapal Cepat Hydrofoil untuk Transportasi Laut Antarpulau

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 17:15 WIB | Oleh:
Dishub Jatim Kaji Kapal Cepat Hydrofoil untuk Transportasi Laut Antarpulau Doc: antara foto
Ket. Kepala Dishub Jatim Nyono di Surabaya, Minggu (21/6).

SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) tengah mengkaji pemanfaatan kapal cepat berbasis teknologi hydrofoil untuk memperkuat konektivitas transportasi laut antarpulau.

"Ini proposal teknologi yang luar biasa karena mampu mempercepat waktu perjalanan masyarakat," kata Kepala Dishub Jatim Nyono di Surabaya, Minggu (21/6).

Ia menjelaskan kapal cepat hydrofoil memiliki kecepatan sekitar 20 hingga 40 knot sehingga mampu memangkas waktu tempuh dibandingkan kapal konvensional yang saat ini digunakan.

Menurut Nyono, teknologi tersebut berpotensi mendukung pengembangan program Trans Laut Jawa Timur yang menghubungkan sejumlah wilayah kepulauan.

Beberapa rute yang dinilai potensial antara lain Probolinggo-Gili Ketapang serta Banyuwangi-Bali untuk layanan penumpang.

Kapal tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 125 penumpang sehingga dinilai lebih sesuai dengan tingkat permintaan dibandingkan kapal berkapasitas besar yang membutuhkan biaya operasional lebih tinggi.

Ia mencontohkan layanan kapal cepat Banyuwangi-Bali sebelumnya menghadapi tantangan, karena kapasitas kapal mencapai sekitar 400 penumpang, sementara jumlah pengguna belum optimal.

Akibatnya, operator membutuhkan dukungan subsidi agar operasional tetap berjalan.

"Kapasitas yang lebih kecil membuat tingkat keterisian atau load factor lebih tinggi sehingga lebih layak secara ekonomi," ujarnya.

Selain layanan penumpang, teknologi hydrofoil juga ditawarkan untuk mendukung angkutan logistik dan penyeberangan antarpulau.

Nyono mengatakan Dishub Jatim akan terus mempelajari proposal tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat kepulauan sekaligus mempercepat mobilitas barang dan orang di kepulauan yang ada di Jawa Timur.

Menurut dia, pengembangan transportasi laut yang cepat dan efisien menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan di provinsi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.