Program MBG Dorong Ekonomi Desa, Mentan Amran Libatkan Pelaku Usaha Pangan
📅 Selasa, 07 Apr 2026, 10:41 WIB | Oleh: Yebdi TrismarMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan program makan bergizi gratis (MBG) menjadi motor penggerak ekonomi desa, terutama sektor pangan, dengan melibatkan berbagai pelaku usaha dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.
Amran mengatakan program MBG mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan permintaan terhadap komoditas hortikultura, seperti sayuran, serta produk peternakan, seperti ayam dan telur.
"MBG jangan lihat berdiri sendiri. MBG ini penggerak ekonomi di desa. Jadi, menggerakkan ekonomi yang hortikultura sayur-sayuran, penjual ayam, telur, ini bergerak semua dari hulu sampai hilir," kata Amran di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.
Menurut dia, dampak ekonomi dari program tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan menciptakan efek berantai yang menghidupkan berbagai sektor usaha kecil dan menengah di pedesaan.
Amran mengungkapkan petani hortikultura merasakan manfaat langsung dari peningkatan permintaan pasar, sehingga produksi sayur-sayuran menjadi lebih bergairah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kata dia, sektor peternakan juga mengalami peningkatan aktivitas, khususnya bagi peternak ayam dan telur yang kini merasakan dampak positif dari program tersebut.
Dia pun menyebutkan jutaan pelaku usaha peternakan turut terdorong oleh program MBG, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil di desa.
Tidak hanya itu, sambung Amran, sektor lainnya, seperti distribusi dan perdagangan hasil pangan juga ikut bergerak, dan menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, besarnya perputaran ekonomi dari program tersebut berpotensi mencapai ratusan triliun rupiah, yang sebagian besar beredar di wilayah pedesaan Indonesia.
Dengan demikian, program MBG menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat fondasi ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Mentan optimistis program itu terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa yang inklusif dan berdaya saing tinggi ke depannya.
"Berapa juta peternak kita? Ada 3,8 juta. Ini bergerak semua, dari unggas, sapi, kambing dan seterusnya. Nah, ini bergerak semua. Jangan lihat berdiri sendiri. Bayangkan kalau Rp300 triliun bergerak di desa," tutur Amran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (37)
08 Apr 2026, 08:14 WIB.
Luar biasa...
Balas08 Apr 2026, 19:28 WIB.
Mantap
Balas08 Apr 2026, 08:29 WIB.
Produksi petani harus mengisi bahan baku MBG, sinergi antara petani MBG . Mantap pak amran
Balas08 Apr 2026, 08:29 WIB.
Mantap
Balas08 Apr 2026, 08:34 WIB.
Mantap luar biasa
Balas08 Apr 2026, 08:35 WIB.
Mantap maju truss Indonesia ?
Balas08 Apr 2026, 08:50 WIB.
Mantap
Balas08 Apr 2026, 08:54 WIB.
program MBG dapat berjalan dengan baik karena sangat membantu bagi anak anak Indonesia.
Balas08 Apr 2026, 08:58 WIB.
keren
Balas08 Apr 2026, 09:02 WIB.
Smoga MBG berjalan dengan baik..
Balasdan membantu gizi anak anak seluruh Indonesia.
Sehat Selalu Bapak Presiden
08 Apr 2026, 09:10 WIB.
Lanjutkan terus pak???
Balas08 Apr 2026, 09:14 WIB.
Semoga MBG terus berjalan dengan baik
Balas08 Apr 2026, 09:18 WIB.
Mantap luar biasa
Balas08 Apr 2026, 09:19 WIB.
Luar Biasa Program Makan Bergizi Mencerdaskan Anak Bangsa Di Tingkat Pendidikan Keseimbangan Makan Bergizi Membantu Proses Belajar Yg Optimal,Program Berbasis Peningkatan Ekonomi Petani Terintergrasi Memenuhi Kebutuhan Dapur Sppg Kebijakan Besar Menyentuh Sasaran Skala Besar Luas
Balas08 Apr 2026, 10:16 WIB.
Semoga berjalan lancar
Balas08 Apr 2026, 10:16 WIB.
lanjutkan pak. Mentan demi kesuksesan pertanian negara Indonesia
Balas08 Apr 2026, 10:17 WIB.
Support yg tiada hentinya dr kami ppl Indonesia buat kemajuan pertanian Indonesia yg dikomandoi pak mentri Amran sulaiman
Balas08 Apr 2026, 10:25 WIB.
Lanjutkan program yang dapat membangun dan mencerdaskan serta mengerakan ekomomi maju pak mentan untuk Indonesia
Balas08 Apr 2026, 10:26 WIB.
Terbaik untuk pak mentan yang selalu peduli akan kedaulatan NKRI
Balas08 Apr 2026, 10:33 WIB.
Luar biasa semangat terus untuk indonesia lebih baik ???
Balas08 Apr 2026, 11:19 WIB.
MANTAP
Balas08 Apr 2026, 11:29 WIB.
Keren
Balas08 Apr 2026, 11:34 WIB.
Mantap
Balas08 Apr 2026, 11:41 WIB.
Mantap Pak Mentan... ?
Balas08 Apr 2026, 12:40 WIB.
Banyak peluang usaha dan manfaat dari program MBG , dari suplay bahan baku produk Pertanian mulai daging, sayur beras dan buah menyerap tenaga kerja lokal sehingga perputaran ekonomi di desa luar biasa lancar.
Balas08 Apr 2026, 13:13 WIB.
Setuju Banget pa,, penjualan hasil tani sangat tersalurkan dan bernilai Sesuai harapan... menambah lowongan kerja bagi relawan serta Gizi anak bangsa terpenuhi.. program MBG sangat Bagus dan Mensejahtrakan masyarakat...
Balas08 Apr 2026, 19:34 WIB.
Betul, selain merekrut tenaga kerja, memberi gizi untuk anak sekolah juga menumbuh kembangkan perekonomian rakyat terutama petani/peternak dan nelayan. Pokoknya MBG gaskan. ?
Balas08 Apr 2026, 13:41 WIB.
Luar biasa
Balas08 Apr 2026, 13:51 WIB.
Luar biasa keren pak mentan??????
Balas08 Apr 2026, 14:13 WIB.
bravo pak mentan
Balas08 Apr 2026, 15:04 WIB.
Luar biasa Pa mentan
Balas08 Apr 2026, 15:04 WIB.
Mantap
Balas08 Apr 2026, 15:37 WIB.
Mantap dan luar biasa
Balas08 Apr 2026, 16:02 WIB.
Mantaap
Balas08 Apr 2026, 18:50 WIB.
Luar biasa mantap
Balas08 Apr 2026, 21:04 WIB.
Program MBG menyerap banyak produk pertanian, sehingga meningkatkan nilai tambah
Balas08 Apr 2026, 21:45 WIB.
dengan adanya program MBG semoga dapat menaikkan pendapatan petani Indonesia...
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!