Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Serang Infrastruktur Energi di Seluruh Negara Teluk

📅 Senin, 06 Apr 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iran Serang Infrastruktur Energi di Seluruh Negara Teluk Doc: AFP
Ket. Asap membubung dari area bandara internasional Kuwait usai terjadi serangan drone Iran pada Rabu (1/4) lalu. Pada Minggu (5/4), Iran dilaporkan telah menyerang infrastruktur penting di seluruh wilayah Teluk.

DUBAI – Infrastruktur penting di seluruh wilayah Teluk diserang oleh Iran pada Minggu (5/4), dengan kerusakan dilaporkan terjadi di fasilitas sipil di Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Kuwait.

Negara-negara Teluk telah menghadapi serangan berulang kali dari pesawat tak berawak dan misil Iran selama beberapa pekan terakhir sebagai tanggapan terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dimulai pada akhir Februari lalu.

Iran telah menargetkan energi dan infrastruktur industri lainnya di negara-negara Teluk yang kaya minyak, menuduh negara-negara tetangganya mengizinkan pasukan AS untuk melakukan serangan dari wilayah mereka. Negara-negara Teluk dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Pihak berwenang di Abu Dhabi mengatakan pada Minggu bahwa mereka sedang berjuang memadamkan kebakaran di sebuah pabrik petrokimia di Kota Industri Ruwais di pantai barat laut UEA.

“Pihak berwenang sedang menanggapi beberapa kebakaran di pabrik petrokimia Borouge, yang disebabkan oleh puing-puing yang berjatuhan setelah berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara,” kata kantor media UEA.

“Operasi di fasilitas tersebut telah segera dihentikan sementara kerusakan sedang dinilai. Tidak ada laporan korban luka,” imbuh pernyataan itu setelah Kementerian Pertahanan UEA sebelumnya mengatakan bahwa mereka sedang menanggapi serangan misil dan pesawat tak berawak.

Targetkan Industri

Sebelumnya, militer Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan industri aluminium di UEA dan infrastruktur militer AS di Kuwait, demikian dilaporkan kantor berita resmi IRNA pada Sabtu (4/4).

Republik Islam Iran telah berulang kali mengancam infrastruktur sipil di negara-negara Teluk, sebagaimana serangan AS-Israel di Iran juga telah menghantam target-target penting bagi perekonomiannya.

Pada Sabtu, serangan terhadap pusat petrokimia di barat daya Iran menewaskan lima orang, menurut wakil gubernur provinsi Khuzestan.

Di Bahrain pada Minggu, perusahaan energi negara kerajaan tersebut mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Iran memicu kebakaran di sebuah tangki penyimpanan yang kemudian berhasil dipadamkan.

“Bapco Energies mengkonfirmasi insiden yang terjadi di salah satu fasilitas penyimpanannya hari ini, yang mengakibatkan kebakaran tangki, sebagai akibat dari serangan pesawat tak berawak Iran,” kata perusahaan itu, tanpa menyebutkan lokasi kebakaran tersebut.

“Api telah sepenuhnya dipadamkan, dan situasi terkendali. Kerusakan saat ini sedang dinilai dan dievaluasi. Tidak ada laporan korban luka,” imbuh pernyataan itu.

Sebelumnya, Kementerian Listrik dan Air Kuwait mengatakan dua pembangkit listrik dan pabrik desalinasi air Kuwait rusak akibat serangan pesawat tak berawak dari Iran, menyebabkan kerusakan material yang signifikan dan penghentian operasional dua unit pembangkit listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Ada yang Tahu Jumlah Cagar ...

Suara Rakyat Tetap Jadi Landasan Jakarta Membangun

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Suara Rakyat Tetap Jadi Lan...

50 Duta Besar Hadiri Jakarta Twilight Soiree  

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
50 Duta Besar Hadiri Jakart...
Daerah
Anggota Polda Maluku Gugur ...
PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.