Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kapasitas Pelaku Pariwisata Di Labuan Bajo, Tiga Entitas InJourney Jalin Kolaborasi

📅 Senin, 22 Jun 2026, 19:37 WIB | Oleh:
Tingkatkan Kapasitas Pelaku Pariwisata Di Labuan Bajo, Tiga Entitas InJourney Jalin Kolaborasi Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT Hotel Indonesia Natour (HIN) dan PT Sarinah (Persero) (InJourney Retail) kembali bekerja sama menggelar kegiatan pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kepariwisataan bagi pelaku dan penggiat pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur belum lama ini. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) InJourney Group yang telah dilakukan di Labuan Bajo sejak tahun 2024.

Direktur Utama PT IAS, Budi Setyawan Wijaya menegaskan dukungan penuh pihaknya terhadap program InJourney Hospitality House yang sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaanya. Dan IAS berharap program IHH dapat memberikan dampak dan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan pariwisata di daerah Nusa Tenggara Timur umumnya dan Kabupaten Manggarai Barat khususnya. 

“Kami berharap, program IHH ini terus berlanjut dan membawa dampak signifikan pada peningkatan kualitas pelayanan sektor pariwisata bagi kemajuan daerah Labuan Bajo sebagai salah satu daerah yang ditetapkan menjadi Super Destinasi WIsata oleh Pemerintah RI” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/6).

Seperti yang diketahui bahwa program bertajuk InJourney Hospitality House (IHH) adalah bentuk kolaborasi member InJourney Group dalam upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan insan kepariwisataan di daerah Labuan Bajo yang menjadi tujuan utama pariwisata sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah dalam sepuluh daerah tujuan utama wisata dan lima daerah super destinasi pariwisata.

Sementara itu, Direktur Human Capital Injourney Airport, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi antar member InJourney melalui program Injourney Hospitality House, masyarakat pelaku ekonomi lokal di Labuan Bajo dapat menciptakan budaya pelayanan yang semakin baik sehingga masyarakat menjadi bagian utama dalam pariwisata di daerahnya sendiri.

"Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas insan pariwisata, pelatihan peningkatan kapasitas melalui pelatihan, pendampingan dan penguatan kompetensi dalam hal keramahtamahan, komunikasi dan pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan," katanya.

InJourney Hospitality House tahun 2026 kembali dilaksanakan dengan ragam materi pelatihan yang disempurnakan sebagai bentuk upaya InJourney Group dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata Indonesia berkelanjutan guna memperkuat daya saing destinasi wisata nasional serta meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Ibu Raisha Syarfuan, menegaskan bahwa penguatan kapasitas masyarakat lokal merupakan fondasi penting dalam membangun destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari InJourney Group, Sarinah meyakini bahwa budaya dan masyarakat lokal merupakan aset utama dalam membangun daya saing destinasi wisata Indonesia.

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap pelaku pariwisata di Labuan Bajo semakin siap menghadirkan pengalaman yang berakar pada kekayaan budaya lokal, sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat setempat. Inilah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kemajuan pariwisata juga menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi komunitas lokal,” ujarnya. 

Dalam kegiatan ini InJourney Group (IAS, HIN dan Sarinah)  juga melibatkan stakeholder yang terdiri dari pemerintah daerah, akademisi, praktisi pariwisata dan komunitas ekonomi kreatif lokal, pengelola homestay, Badan Usaha Milik Desa, dan lembaga pendamping di Manggarai Barat dan Nusa Tenggara Timur lainnya.

Sedangkan Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa keberlanjutan merupakan prinsip utama dalam pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing global.

“Keberlanjutan dalam pariwisata bukan sekadar menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi, sosial, dan budaya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat lokal dari generasi ke generasi. Sebuah destinasi hanya dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila masyarakat di dalamnya memiliki kapasitas, kesempatan, dan peran yang kuat sebagai pelaku utama pembangunan pariwisata,” katanya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance(ESG) Injourney Group yang secara konsisten diwujudkan melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. Dengan mengedepankan kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, Injourney Group berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dalam keterangan bersama yang disampaikan Corporate Communication ketiga anak usaha InJourney tersebut, dijelaskan beberapa langkah awal kegiatan sudah terlaksana dan sukses diikuti oleh seluruh peserta. Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan antara lain pemetaan kebutuhan dan potensi wilayah, seleksi peserta dan kelompok binaan.

Selain itu, materi yang tak kalah pentingnya dibagikan adalah terkait pelatihan hospitality dan service excellence, workshop komunikasi pelayanan dan customer experience serta pendampingan implementasi di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Ada yang Tahu Jumlah Cagar ...

Suara Rakyat Tetap Jadi Landasan Jakarta Membangun

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Suara Rakyat Tetap Jadi Lan...

50 Duta Besar Hadiri Jakarta Twilight Soiree  

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
50 Duta Besar Hadiri Jakart...
Daerah
Anggota Polda Maluku Gugur ...
PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.