Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Dorong Perempuan Desa untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 17:28 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Dorong Perempuan Desa untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Doc: Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi

JAKARTA – Keterlibatan perempuan desa berpotensi memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan produktif berbasis masyarakat desa. Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, melalui keterangannya pada Minggu (5/4).

Salah satunya seperti yang ditunjukkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Berkah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. “Mereka menunjukkan peran krusial perempuan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga,” ujar dia.

Menurut Menteri, pemanfaatan pekarangan rumah untuk kegiatan pertanian akan membantu keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Ini sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga serta meningkatkan kemandirian pangan keluarga.

“Hasil kebun dapat dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga,” ujar dia. “Sehingga hal ini membantu mengurangi pengeluaran sekaligus meningkatkan kualitas asupan pangan.”

Arifah menambahkan pengembangan pertanian skala rumah tangga melalui KWT juga menjadi ruang belajar bagi perempuan. Pasalnya, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta kapasitas dalam mengelola usaha.

“Upaya seperti ini perlu terus diperkuat agar perempuan memiliki akses dan kemampuan yang lebih besar, khususnya dalam mengelola sumber daya di sekitarnya,” ucap dia.

Menteri PPPA menilai penguatan peran perempuan di sektor pertanian rumah tangga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga. “Dengan demikian, perempuan dapat berperan lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar dia.

Pelaksana Tugas Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mendukung kegiatan KWT Maju Berkah sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa. Di antaranya melalui pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan keluarga.

“Selain mengelola kebun, komunitas ini juga mulai mengembangkan sektor perikanan sebagai sumber ekonomi tambahan,” ucapnya. Ammy memperkirakan berat panen yang dihasilkan KWT tersebut mencapai 700 gram hingga satu kilogram per ekor. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.