Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bagaimana Kabar Menciptakan 5.000 Wirausahawan Baru Kota Mataram?

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 12:15 WIB | Oleh:
Bagaimana Kabar Menciptakan 5.000 Wirausahawan Baru Kota Mataram? Doc: ist
Ket. usahawan baru

MATARAM – Upaya untuk mengetahui tingkat keberhasilan, efektivitas, dan efisiensi strategi dari program menciptakan 5.000 wirausahawan baru, Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, Lalu Bramantio Ganeru di Mataram, Minggu, mengatakan evaluasi akan dilakukan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

​"Kami harus optimis target tercapai. Tapi bagaimana cara mewujudkannya, kami harus melihat lagi secara realistis," katanya.

Hal tersebut disampaikan menyikapi target realisasi program menciptakan 5.000 wirausaha baru selama lima tahun atau satu periode kepemimpinan kepala daerah, yang dimulai tahun 2025. Dengan target 5.000 wirausaha baru selama 5 tahun, maka satu tahun ditargetkan tercipta 1.000 wirausaha baru.

Namun demikian, katanya, kondisi global saat ini tetap memberikan pengaruh bagi daerah sehingga perlu ada langkah dan strategi konkret yang disiapkan agar target tersebut bisa tercapai sesuai target yang ditetapkan.

"​Hingga saat ini, target 5.000 wirausaha baru masih menjadi prioritas dalam rencana pembangunan Kota Mataram, sembari menyesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebijakan pimpinan," katanya.

Karena itu, meski menghadapi berbagai tantangan, pemerintah kota berkomitmen memaksimalkan peran OPD untuk menyinkronkan pertumbuhan ekonomi dengan ketertiban kota.

​Salah satu langkah nyata yang diambil adalah pemanfaatan lahan eks Bandara Selaparang sebagai pusat lokasi berusaha bagi para pelaku usaha. Inisiatif itu merupakan terobosan untuk menjaga keseimbangan antara geliat ekonomi masyarakat dan kerapian tata kota.

​Selain penyediaan lahan, Dinas Pariwisata juga didorong untuk lebih kreatif dalam menggelar berbagai event guna memicu pertumbuhan ekonomi kreatif.

Walaupun saat ini dampaknya dinilai belum maksimal oleh beberapa pihak, pihaknya menilai pengembangan ekosistem ekonomi harus dimulai secara bertahap karena pelakunya berbasis langsung di masyarakat.

"​Pemerintah kota juga menekankan pengembangan wirausaha tidak boleh hanya bergantung pada anggaran APBD semata," katanya.

Di samping itu, fokus utama pemerintah kota menciptakan wirausaha baru dengan memberikan motivasi dan pelatihan agar masyarakat memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.

"Dengan jiwa usaha yang kuat, masyarakat diharapkan mampu bertahan (survive) dalam berbagai kondisi ekonomi global yang tidak menentu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.