Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Padang Raup Rp5 Miliar Lebih PAD dari Sektor Kuliner

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Padang Raup Rp5 Miliar Lebih PAD dari Sektor Kuliner Doc: ANTARA
Ket. Pelaku UMKM menunjukkan aneka rendang khas Kota Padang, Sumatera Barat.

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil meraup pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) sektor kuliner lebih dari Rp5 miliar sejak mencanangkan sebagai kota gastronomi.

"PAD sektor PBJT makanan dan minuman naik drastis menjadi Rp5.649.147.097," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Fuji Astomi, di Kota Padang, Sabtu (04/4).

Sebelumnya, jumlah pendapatan Kota Padang di bidang kuliner berada di kisaran Rp4 miliar. Peningkatan pendapatan sektor itu melonjak di akhir tahun 2025.

Bahkan, menurut dia, pada saat libur Lebaran 1447 Hijriah terjadi kenaikan yang cukup signifikan. Hal itu juga dipengaruhi para perantau yang pulang ke kampung halaman dan mencicipi kuliner Minang.

Sejak Agustus 2025, Pemerintah Kota Padang telah mendeklarasikan sebagai kota gastronomi.Gastronomi merupakan ilmu atau seni yang mempelajari hubungan antara makanan, budaya, dan seni memasak.

Istilah itu mencakup berbagai aspek mulai dari teknik memasak, cita rasa, penyajian makanan, hingga bagaimana makanan berperan dalam kehidupan sosial dan budaya suatu masyarakat.

Selain di sektor kuliner, Kota Padang juga mencatatkan pendapatan di bidang jasa perhotelan sebesar Rp3,4 miliar, jasa parkir Rp129 juta, jasa kesenian dan hiburan Rp654 juta dan sektor retribusi Rp255 juta.

Ia menjelaskan retribusi pada Dinas Perhubungan menjadi penyumbang terbesar dengan andil Rp218 juta dan Rp37 juta dari retribusi Dinas Pariwisata.

"Hingga akhir libur Lebaran, PAD di seluruh sektor ini terkumpul sebesar Rp10.148.090.495," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Zidane Buka Era Baru Pranci...
Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Gudang ...
Ekonomi
Berpotensi Sentuh Level Rp1...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.