Waspada Mafia Haji di Mimika, Modus Percepat Keberangkatan Telan Korban, Uang Jutaan Rupiah Melayang
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 06:35 WIB | Oleh: AlfredTIMIKA - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang menyasar calon jamaah haji menjelang keberangkatan tahun 2026.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Abdul Syakir, Selasa (31/3), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima tujuh laporan pengaduan, di mana salah satu korban mengalami kerugian materiel hingga Rp7 juta akibat tergiur tawaran percepatan keberangkatan.
Mengingat saat ini terdapat 120 calon jamaah asal Mimika yang telah siap berangkat ke Tanah Suci, pihak kementerian mendesak warga untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi seperti NIK kepada oknum yang mengaku petugas, serta selalu melakukan verifikasi langsung ke kantor Kemenhaj setempat demi menjamin keamanan ibadah mereka.
Ia menegaskan, khusus calon jamaah haji yang sudah mendaftar agar selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah, baik ditingkat pusat maupun daerah terutama berhubungan dengan pembaruan data jamaah serta tawaran percepatan atau pemberangkatan lebih awal.
Abdul mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah menerima tujuh laporan pengaduan atas penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada calon jamaah haji di Mimika
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dari tujuh orang tersebut, enam orang langsung mengonfirmasikan kepada kami ketika mereka menerima telepon dari pihak tidak bertanggung jawab yang menawarkan pelunasan haji, padahal pelunasan untuk seluruh calon jamaah haji telah dilakukan. Sementara satu orang menjadi korban penipuan sehingga mengalami kerugian senilai Rp7 juta setelah memberikan data diri kepada orang yang mengaku sebagai pegawai Kemenhaj," kata Abdul.
Ia mengajak seluruh masyarakat Islam di Mimika untuk selalu melindungi data pribadi dengan tidak memberikannya kepada siapa pun.
"Jangan pernah memberikan identitas diri seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), foto, dan alamat kepada orang yang tidak dikenal, khususnya yang berkaitan dengan haji. Laporkan setiap indikasi yang mencurigakan kepada pegawai kemenhaj Mimika, dan selalu lakukan konfirmasi kepada kami setiap kali mendapat informasi dari orang yang tidak dikenal," kata Abdul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, saat ini jumlah calon jamaah haji Kabupaten Mimika yang telah siap melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah,Arab Saudi sebanyak 120 orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
01 Apr 2026, 09:22 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas01 Apr 2026, 09:22 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas01 Apr 2026, 09:23 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!