Pemerintah Diminta Buat Peta Jalan Penyediaan Mobil Kopdes Merah Putih
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 16:40 WIB | Oleh: Sriyono"Perlu kita ingat bahwa mahalnya harga kendaraan di Indonesia itu kan karena lebih dari 40 persen pada harga akhir kendaraan niaga, termasuk PPN 11 persen, PPnBM hingga 20 persen untuk kendaraan diesel, PPh 22 persen impor komponen, serta biaya SRUT, STNK, TNKB, BPKB, dan pungutan daerah lainnya," ia menjelaskan.
Meski keputusan sebelumnya untuk mengimpor kendaraan agar bisa lebih cepat menyediakan kendaraan bisa dipahami, Yannes menyatakan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semestinya bisa menjadi etalase produk nasional dan instrumen pendorong reindustrialisasi otomotif dalam negeri.
"Jika pemerintah serius dengan Asta Cita ke-3 industrialisasi, maka solusi yang tepat bukan membenarkan impor karena harga lokal mahal, melainkan mereformasi beban pajak domestik, memberikan insentif TKDN yang lebih kuat, dan memastikan kepastian offtake bagi industri nasional agar harga lokal bisa kompetitif tanpa mengorbankan kualitas dan keberlanjutan ekosistem dunia usaha di Indonesia," demikian Yannes Martinus Pasaribu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!