Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berarti Program Makan Gratis Sangat Parah Sampai 302 SPPG Disetop

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 06:17 WIB | Oleh:
Berarti Program Makan Gratis Sangat Parah Sampai 302 SPPG Disetop Doc: ist
Ket. makin parah

JAKARTA – Bukan semakin baik, rasanya tambah parah program makan gratis. Sebab Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan memberhentikan operasional sementara 302 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nusa Tenggara Barat.

Ketua Satgas MBG NTB Fathul Gani membenarkan informasi pemberhentian operasional sementara 302 SPPG di NTB itu oleh BGN.

"Ya, benar. Totalnya ada 302 SPPG yang ditutup sementara operasional-nya," ujar dia dihubungi melalui telepon di Mataram, Selasa malam.

Ia mengatakan keputusan pemberhentian operasional sementara 302 SPPG tersebut tertuang dalam surat BGN Nomor 1218/D.TWS/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026 yang ditandatangani Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN Rudi Setiawan di Jakarta.

Alasan pemberhentian operasional sementara SPPG itu, ujarnya, lantaran dua hal, yakni SPPG belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) sesuai standar yang ditetapkan.

"Mempertimbangkan risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan, maka BGN memutuskan menutup sementara operasional SPPG," kata Asisten I Sekda Provinsi NTB tersebut.

Sebelum memutuskan menutup sementara operasional SPPG tersebut, kata dia, BGN telah memperingatkan agar SPPG segera melengkapi SLHS dan IPAL.

Namun, rupanya peringatan dari BGN tersebut tidak diindahkan, sehingga akhirnya BGN memutuskan untuk menutup sementara SPPG tersebut.

"SPPG yang ditutup sementara ini tersebar di seluruh wilayah NTB," ujarnya.

Fathul Gani menambahkan meski penutupan operasional SPPG tersebut bersifat sementara. BGN masih memberikan waktu bagi para mitra SPPG untuk segera mengurus dan melengkapi SLHS serta IPAL.

"Pencabutan status pemberhentian operasional sementara hanya dapat dilakukan setelah SPPG menyerahkan bukti perbaikan dan dokumen pendukung yang sah. Selama itu belum bisa dipenuhi maka penutupan sementara tetap diberlakukan," kata dia.

Ia berharap, para mitra SPPG tidak main-main dan segera memperhatikan hal itu, mengingat program MBG bukan sekadar distribusi makanan, tetapi menyangkut kebutuhan dasar anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa.

Ia juga berharap, kabupaten/kota juga memperhatikan persoalan ini.

"Kita harap ini menjadi perhatian bersama, terutama dalam aspek keamanan pangan dan kualitas layanan kepada penerima manfaat MBG," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.