Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Insiden Bearman Picu Seruan Perubahan Regulasi Keselamatan F1

3 Senin, 30 Mar 2026, 06:32 WIB | Oleh:
Insiden Bearman Picu Seruan Perubahan Regulasi Keselamatan F1 Insiden Bearman Picu Seruan Perubahan Regulasi Keselamatan F1 Doc: AFP
Ket. Pembalap tim Haas Ollie Bearman dibopong usai insiden di Grand Prix Jepang, Minggu (29/3).

SUZUKA, JEPANG — Para pembalap Formula 1 mendesak adanya perubahan regulasi demi meningkatkan keselamatan, menyusul kecelakaan keras yang dialami pembalap Haas F1 Team, Ollie Bearman, dalam Grand Prix Jepang, Minggu (29/3).

Pembalap berusia 20 tahun itu menghantam pembatas lintasan dengan kecepatan tinggi di Suzuka Circuit setelah kehilangan kendali di pertengahan balapan. Meski terhindar dari cedera serius, Bearman terlihat pincang saat dibantu keluar lintasan oleh petugas.

Insiden ini kembali menyoroti dampak regulasi baru musim ini yang menitikberatkan efisiensi energi, di mana mobil-mobil dapat melaju dengan perbedaan kecepatan yang sangat signifikan dalam waktu bersamaan di lintasan.

Saat kejadian, Bearman melaju dalam kecepatan tinggi ketika mendekati pembalap Williams Racing, Franco Colapinto, yang berada dalam kecepatan lebih lambat. Situasi tersebut memaksanya melakukan manuver menghindar yang berujung kecelakaan.

Rekan sesama pembalap, Carlos Sainz, mendesak otoritas balap untuk segera mengambil langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.

“Sebagai pembalap, kami sudah sangat vokal bahwa masalah ini bukan hanya terjadi saat kualifikasi, tetapi juga dalam balapan. Kami sudah memperingatkan bahwa kecelakaan seperti ini pasti akan terjadi,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.

Ia juga menyoroti potensi risiko lebih besar di sirkuit jalan raya yang sempit. “Kali ini kita beruntung masih ada area run-off. Bayangkan jika ini terjadi di Baku, Singapura, atau Las Vegas, dengan perbedaan kecepatan seperti ini dan dinding yang begitu dekat.”

Federasi otomotif dunia, Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), merespons dengan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah fase awal musim berakhir.

“Setiap kemungkinan penyesuaian, khususnya yang berkaitan dengan manajemen energi, memerlukan simulasi yang cermat dan analisis mendalam,” tulis FIA dalam pernyataan resminya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Bearman tidak mengalami patah tulang dan telah dinyatakan fit oleh pusat medis sirkuit Suzuka. Pembalap asal Inggris itu pun menegaskan kondisinya baik-baik saja.

“Saya benar-benar baik-baik saja,” kata Bearman. “Ini bagian dari regulasi baru yang harus kami adaptasi, tetapi saya merasa tidak diberi cukup ruang, terutama dengan selisih kecepatan yang sangat besar.”

Ia menambahkan bahwa para pembalap sebenarnya telah mengantisipasi risiko tersebut. “Kami sebagai grup sudah memperingatkan FIA tentang apa yang bisa terjadi, dan ini menjadi konsekuensi yang sangat disayangkan dari perbedaan kecepatan besar yang belum pernah kami lihat sebelumnya di F1 hingga regulasi baru ini diterapkan.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Momen Haru Warga Jakut Teri...
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.