Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia vs Bulgaria: Ujian Sesungguhnya John Herdman

📅 Senin, 30 Mar 2026, 18:52 WIB | Oleh:

Skor 4-0 menjadi penilaian awal yang kembali mengundang senyum masyarakat Indonesia. Meski kemenangan besar melawan Saint Kitt dan Nevis, tim peringkat 154 dunia FIFA, tak bisa menjadi patokan, kemenangan ini tetap menjadi angin segar bagi perjalanan timnas ke depan.

Setidaknya, Herdman sudah memberikan sedikit gambaran bagaimana "Garuda yang baru" di eranya. Dapat dilihat dari bagaimana Indonesia bermain. Herdman membuat pemainnya nyaman menjalankan sistemnya. Dengan formasi 4-4-2 hybrid yang ia turunkan pada laga itu, permainan Garuda tampak sangat cair dan fleksibel.

Sistem 4-4-2 ini bekerja saat tanpa bola (out of possession), sementara di situasi sebaliknya, saat Indonesia memegang bola, bentuk formasinya akan berubah menjadi 3-2-5, bahkan bisa bertransisi menjadi 3-4-3, tergantung situasi di lapangan.

Elkan Baggott, Jay Idzes, dan Rizky Ridho membentuk formasi sejajar di belakang saat menyerang. Ketiga pemain ini dibantu oleh dua gelandang, Calvin Verdonk dan Jordi Amat, untuk mengalirkan bola ke depan.

Dony Tri Pamungkas dan juga Kevin Diks ditugaskan untuk lebih naik, demi menjaga area lebar permainan. Ramadhan Sananta sebagai ujung tombak, sementara Beckham Putra dan Ole Romeny menjalankan peran sebagai pemain kreatif nomor 10, yang kerap turun menjemput bola, membuka ruang, dan juga memberikan umpan-umpan kunci.

Saat bertahan, sistem Herdman yang sangat dinamis ini, menjalankan struktur 4-4-2, dengan Sananta dan Ole menjadi lini pertama dalam pressing. Beckham dan Kevin turun untuk menempati gelandang sayap kiri dan gelandang sayap kanan, sementara Verdonk dan Jordi tetap di area tengah.

Di barisan pertahanan, Ridho sedikit melebar menjadi bek sayap kanan, Elkan dan Jay menjadi bek tengah, sedangkan Dony kembali menjadi bek sayap kiri.

Sistem yang sangat dinamis ini dijalankan dengan baik oleh Jay dan kawan-kawan di lapangan. Ketika Ole turun, pemain lainnya akan mengeksploitasi ruang kosong di pertahanan Saint Kitts dan Nevis.

Beberapa kombinasi di area sisi kanan dan kiri kerap terlihat, dengan Indonesia melakukan umpan kaki ke kaki untuk menarik pemain lawan, kemudian memanfaatkan ruang kosong yang ditinggal pemain yang bersangkutan. Dari pola ini, dua gol Beckham lahir, yang semuanya dari assist Ole.

Herdman menyebut di sistemnya, peran seorang striker tak melulu soal mencetak gol. Di sepak bola modern, striker nomor 9 harus bisa bergerak aktif. Tujuannya adalah untuk pemantul bola, membuka ruang untuk pemain lain, dan juga pressing untuk membantu pertahanan.

Semua ini dilakukan oleh Sananta. Meski ia tak mencetak gol dari beberapa situasi yang ia dapatkan, Herdman mengatakan peran Sananta sangatlah vital di dalam tim. Ia menyebut, peran striker DPMM FC itu seperti Olivier Giroud di Piala Dunia 2018, yang menjadi pemain penting Prancis saat menjadi juara, meski tak mencetak gol.

"Perannya adalah membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing. Jika Anda lihat Olivier Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia, tapi tidak dikritik karena kontribusinya untuk tim. Sananta adalah pemain seperti itu," tutur Herdman menanggapi kritikan yang diterima Sananta di laga kontra Saint Kitts dan Nevis.

Bagi Kevin Diks, sistem baru di timnas Indonesia ini juga dijalankannya dengan mudah. Tak ada masalah adaptasi dari semua pemain menurut pengakuannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
150 Merek Industri Pendukun...
Luar Negeri
Gempa Magnitudo 5,3 Goyang ...
Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan D...
Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.