Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buntut Dugaan Keracunan, Badan Gizi Nasional Hentikan Operasional 8 Dapur SPPG di Tulungagung

📅 Senin, 30 Mar 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Buntut Dugaan Keracunan, Badan Gizi Nasional Hentikan Operasional 8 Dapur SPPG di Tulungagung Doc: Antara/HO - Soleh
Ket. Koordinator Badan Gizi Nasional Wilayah Tulungagung Sebrina Mahardika memberikan keterangan terkait penghentian sementara operasional sejumlah dapur SPPG di Tulungagung, Jawa Timur.

TULUNGAGUNG - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (29/3), karena tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

Koordinator BGN Wilayah Tulungagung Sebrina Mahardika di Tulungagung, Minggu, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari penanganan dan evaluasi terhadap dugaan pelanggaran, termasuk kasus dugaan keracunan makanan dan ketidaksiapan fasilitas.

“Saat ini terdapat 116 dapur SPPG di Tulungagung, namun delapan di antaranya kami suspend sementara karena tidak memenuhi standar,” katanya.

Ia menjelaskan delapan dapur tersebut terdiri atas satu SPPG yang tidak memiliki pengawas gizi, empat SPPG terkait dugaan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta tiga lainnya karena fasilitas yang belum memadai.

Menurut dia, khusus empat dapur yang diduga terkait kasus keracunan, hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan telah diserahkan ke BGN pusat untuk dianalisis lebih lanjut.

“Hasil uji laboratorium sudah kami kirim ke pusat, namun masih dalam tahap analisis sehingga belum bisa kami sampaikan,” ujar dia.

BGN, lanjutnya, mewajibkan seluruh dapur yang berstatus suspend melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan SOP, termasuk perbaikan sarana prasarana sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan setempat.

Selain itu, BGN juga mengevaluasi kualitas distribusi MBG selama Ramadhan yang sempat dikeluhkan masyarakat.

“Kejadian sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas menu, sarana prasarana, dan sumber daya manusia ke depan,” katanya.

Sebrina menambahkan, pada 2025, BGN fokus pada perluasan jumlah dapur SPPG, sedangkan pada 2026 diarahkan pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.