Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop Mendorong agar Koperasi Masuk Sektor Strategis

28 Minggu, 29 Mar 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Kemenkop Mendorong agar Koperasi Masuk Sektor Strategis Kemenkop Mendorong agar Koperasi Masuk Sektor Strategis Doc: Kementerian Koperasi
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono

JAKARTA – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mendorong koperasi besar di Tanah Air untuk berani melakukan ekspansi ke sektor-sektor strategis. Beberapa sektor seperti energi, pangan, dan infrastruktur guna memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) di Surabaya. Menurutnya, koperasi tidak boleh lagi bertahan di sektor konvensional seperti simpan pinjam atau usaha jasa kecil.

“Koperasi jangan hanya puas di sektor kecil, melainkan harus masuk ke sektor yang berdampak terhadap perekonomian. Kita ingin koperasi terlibat dalam logistik nasional, energi terbarukan, hingga ketahanan pangan,” ujar Ferry, Sabtu (28/3).

Ia menilai Kopelindo memiliki posisi strategis karena berbasis di lingkungan pelabuhan. Sehingga berpeluang besar memperkuat peran dalam rantai pasok global.

Pemerintah, siap memberikan dukungan regulasi guna mempermudah koperasi masuk ke sektor padat modal dan mengurangi hambatan birokrasi. Menurutnya, transformasi teknologi menjadi kunci agar koperasi mampu bersaing dengan korporasi swasta maupun BUMN.

“Koperasi harus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan digitalisasi. Ini bukan lagi pilihan, tapi kewajiban,” kata dia.

Ia menambahkan, koperasi yang mampu masuk ke sektor strategis akan berperan besar dalam mewujudkan pemerataan ekonomi. Dan nantinya dapat memperkuat demokrasi ekonomi.

Sementara, Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) mencatat kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Dengan total aset mencapai sekitar Rp800 miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sekitar Rp20 miliar.

Pelaksana harian Ketua Kopelindo, Rudy Herdiyanto, mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi transformasi koperasi. “Tahun 2025 menjadi fondasi penting karena berhasil meningkatkan akses anggota, memperluas wilayah kerja, serta melakukan transformasi digital,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, Kopelindo kini mulai beralih dari model koperasi tradisional menuju koperasi modern. Dengan mengedepankan digitalisasi sistem dan penguatan ekosistem bisnis. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.