Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diplomasi Hijau: Jepang-Indonesia Kolaborasi MoU Konservasi Komodo

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 23:14 WIB | Oleh:
Diplomasi Hijau: Jepang-Indonesia Kolaborasi MoU Konservasi Komodo Doc: Getty Images

JAKARTA - Pemerintah Indonesia memperkuat diplomasi hijau melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait konservasi komodo bersama dengan Prefektur Shizuoka, Jepang.

“Ini adalah bagian dari green diplomacy atau diplomasi hijau. Kita berharap kita berbagi tanggung jawab, berbagi kerja sama untuk mengatasi masalah iklim, bagaimana menjaga hutan kita lebih baik, konservasi dan juga kekayaan keanekaragaman hayati yang lebih baik,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/3).

Adapun penandatanganan MoU tersebut dilakukan Menhut Raja Antoni dengan Gubernur Shizuoka Suzuki Yasutomo di Shizuoka, Jepang, sekaligus menjadi salah satu rangkaian agenda kunjungan diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea.

Lebih lanjut, ia mengatakan kerja sama mencakup breeding loan komodo yang nantinya akan ditempatkan di iZoo yang terletak di Kawazu, Shizuoka, yang merupakan kebun binatang reptil dan amfibia terbesar di Jepang.

“Indonesia adalah salah satu negara tropis terbesar di dunia, memiliki hutan yang sangat luas dan memiliki kekayaan biodiversity yang sangat luar biasa tidak tergantikan di dunia ini. Komodo adalah salah satu binatang flagship yang ada di Indonesia, di antara banyak satwa-satwa lain di Indonesia seperti gajah, harimau, dan lain sebagainya,” katanya.

Raja Antoni berharap nantinya dengan adanya Komodo dapat mempromosikan keanekaragaman hayati dan menarik minat masyarakat Jepang untuk melihat langsung komodo di Pulau Komodo Indonesia.

“Ini merupakan kerja sama yang pertama tapi tidak terakhir. Kami berharap nanti dengan adanya Komodo di iZoo akan mempromosikan kekayaan dan keanekaragaman hayati di Indonesia,” ujar dia.

Selain kelestarian satwa, ia juga berharap Indonesia dapat belajar dengan pemerintah Jepang terkait menjaga keseimbangan pembangunan industrialisasi dengan tetap menjaga alam dengan baik, serta mendiskusikan kemungkinan membuat “sister park”.

“Saya berharap ke depan kita bisa berbincang tentang kemungkinan untuk menjadikan Gunung Fuji dengan gunung yang lain yang ada di Indonesia sebagai sister park,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Shizuoka Suzuki Yasutomo mengaku senang dan bangga dapat bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI.

Ia juga memastikan Jepang akan berkontribusi untuk kelestarian Komodo dengan pengembangbiakan.

“Karena komodo merupakan satwa liar yang terancam punah, kami sangat senang dapat berkontribusi untuk mengembangbiakkan komodo. Kami berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Suzuki. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekerja Sektor Pariwisata di Maluku Mulai Disertifikasi

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pekerja Sektor Pariwisata d...
Daerah
Musim Kemarau Membuat Garut...
Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...

OJK-Komdigi Bersinergi Putus Ekosistem Judi Online

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.