Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNBTS Identifikasi Dua Spesies Anggrek Baru di Lereng Selatan Gunung Semeru

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 13:35 WIB | Oleh:
TNBTS Identifikasi Dua Spesies Anggrek Baru di Lereng Selatan Gunung Semeru Doc: TNBTS
Ket. Spesies anggrek gastrodia biruensis yang ditemukan oleh petugas Balai Besar TNBTS di lereng selatan Gunung Semeru.

MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah mengidentifikasi dua spesies anggrek baru yang ditemukan di lereng selatan Gunung Semeru, yakni Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis.

Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar TNBTS Toni Artaka di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (27/3), menyatakan dua spesies anggrek tersebut pada awal Januari 2026 ditemukan oleh petugas yang saat itu sedang melaksanakan patroli kawasan, sekaligus melakukan pengidentifikasian terhadap biodiversitas.

"Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis sama-sama ditemukan pada awal Januari 2026 di lereng selatan Gunung Semeru. Keduanya adalah catatan atau temuan baru di TNBTS yang mana selama ini belum pernah terdata," kata Toni.

Dua spesies tanaman anggrek ditemukan pada habitat yang relatif sama, yaitu teduh, berhumus tebal, dan cukup lembab pada elevasi 1.000 sampai 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berdasarkan rangkuman yang diterima dari Pengendali Ekosistem Hutan menyebutkan bahwa dua spesies anggrek tersebut memiliki ciri khas yang berbeda.

Untuk spesies Gastrodia selabintanensis tercatat pada bagian perbungaan memiliki panjang antara 15-25 centimeter dengan 2-4 bunga atau kuntum. Kelopak bunga spesies itu memiliki warna coklat kehijauan dengan tekstur kasar serta berkutil.

Ukuran mahkota bunga Gastrodia selabintanensis memiliki panjang empat centimeter dan lebar empat centimeter berwarna putih semu serta kuning.

Sedangkan spesies Gastrodia biruensis bagian perbungaannya memiliki panjang 18-32 centimeter dan bunganya berjumlah tiga sampai lima kuntum.

Bagian kelopak spesies itu berwarna coklat kekuningan dan bertekstur halus. Ukuran mahkota bunga Gastrodia biruensis memiliki panjang 4-6 centimeter dan lebar 4-5 centimeter dengan warna putih serta oranye.

Meski demikian pihak balai besar belum menetapkan nama atau penyebutan lokal untuk dua spesies tanaman tersebut.

Temuan baru ini menambah daftar kekayaan flora di kawasan TNBTS menjadi 309 spesies anggrek.

Toni menyampaikan pihaknya terus melakukan upaya konservasi di kawasan TNBTS sebagai langkah melindungi keberlanjutan habitat tanaman anggrek, khususnya Gastrodia selabintanensis dan Gastrodia biruensis.

"Kedua jenis ini termasuk tumbuhan mycoheterotropic yang mana pertumbuhannya sangat bergantung pada habitat dan sulit mengembangkan pembiakan di luar habitat alaminya. Upaya lainnya, pemetaan sebaran populasinya dengan cara identifikasi pada lokasi lain pada musim berbunga," tutur Toni Artaka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.