Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSP: Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat Rampung 2029

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 02:45 WIB | Oleh:
KSP: Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat Rampung 2029 Doc: Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 sebagai langkah memperluas akses pendidikan nasional. Program ini diarahkan untuk menjangkau ratusan ribu siswa dari kelompok masyarakat paling rentan.

Kepala Kantor Staf Presiden, Muhammad Qodari, menyampaikan setiap unit Sekolah Rakyat dirancang menampung lebih dari seribu siswa setiap tahun. Dengan target tersebut, program ini diproyeksikan menjangkau sekitar 540 ribu siswa setiap tahunnya.

"Setiap Sekolah Rakyat permanen dirancang berkapasitas kurang lebih 1.080 siswa per tahun. Hingga 2029, pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat yang mampu menjangkau sekitar 540.000 siswa per tahun," kata Qodari dalam sesi konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan program Sekolah Rakyat menjadi prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas. Sasaran utamanya adalah keluarga pada kelompok ekonomi terbawah agar dapat keluar dari jerat kemiskinan.

"Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga dari kelompok paling rentan. Khususnya desil 1 dan 2, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau dan berkualitas," ucap dia.

Saat ini, lanjut Qodari, Sekolah Rakyat telah memasuki tahap kedua pembangunan setelah melalui fase rintisan sebelumnya. Pada tahap lanjutan ini, pemerintah juga membuka lapangan kerja bagi puluhan ribu tenaga kerja.

"Pelaksanaan Sekolah Rakyat dimulai dari tahap rintisan, dilanjutkan dengan Sekolah Rakyat Permanen Tahap I. Saat ini memasuki Tahap II, dan ditargetkan menyerap sekitar 58.000 tenaga kerja dan didukung 5.200 tenaga pendidik," ujar Qodari.

Qodari menjelaskan program ini tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan semata. Pembangunan Sekolah Rakyat juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

"Penting kami tegaskan bahwa Program Revitalisasi Sekolah dan Sekolah Rakyat bukan hanya program di sektor pendidikan, tetapi memiliki dampak ekonomi yang luas atau multiplier effect yang nyata," kata Qodari. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.