Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indef Prediksi Momen Lebaran Dorong Pertumbuhan Hingga 5,2 Persen

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indef Prediksi Momen Lebaran Dorong Pertumbuhan Hingga 5,2 Persen Doc: istimewa
Ket. M Rizal Taufikurahman Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF - Lonjakan konsumsi ini juga menghasilkan efek pengganda yang cukup luas, terutama pada sektor ritel, transportasi, akomodasi, dan UMKM, serta mendorong redistribusi aktivitas ekonomi ke daerah selama periode mudik.

JAKARTA - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M Rizal Taufikurahman memperkirakan momen Ramadhan dan Idul Fitri mampu mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,1–5,2 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal I-2026.

“Secara agregat, momentum Lebaran diperkirakan menambah sekitar 0,2-0,5 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal I,” kata Rizal saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan momentum Lebaran yang jatuh di awal tahun menciptakan efek front-loading, sehingga akselerasi pertumbuhan terkonsentrasi pada kuartal I.

Menurutnya, peningkatan belanja masyarakat didukung oleh pencairan tunjangan hari raya (THR), bantuan sosial (bansos), serta stimulus mobilitas, yang secara langsung mendorong konsumsi rumah tangga sebagai kontributor terbesar produk domestik bruto (PDB).

“Lonjakan konsumsi ini juga menghasilkan efek pengganda yang cukup luas, terutama pada sektor ritel, transportasi, akomodasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong redistribusi aktivitas ekonomi ke daerah selama periode mudik,” tambahnya.

Namun, Rizal menyoroti bahwa karakter dorongan pertumbuhan pada kuartal I relatif bersifat jangka pendek. Pasalnya, dorongan tersebut tidak diiringi peningkatan kapasitas produksi, sehingga lebih mencerminkan peningkatan utilisasi ekonomi dibandingkan perbaikan fundamental.

“Meski pertumbuhan kuartal I berpotensi terlihat kuat, terdapat risiko normalisasi pada periode berikutnya. Konsumsi Lebaran cenderung temporer dan berbasis pada faktor musiman, sehingga berpotensi diikuti perlambatan pascahari raya, khususnya pada kelompok menengah bawah,” jelas Rizal.

Maka dari itu, kata dia, penting bagi pemerintah untuk memperkuat sumber pertumbuhan yang lebih struktural, utamanya dari sisi investasi dan ekspor, agar pertumbuhan ekonomi bisa berkelanjutan.

“Oleh karena itu, penguatan sumber pertumbuhan yang lebih struktural menjadi krusial agar kinerja ekonomi tidak hanya kuat secara siklikal, tetapi juga solid dalam jangka menengah,” tuturnya.

Sementara itu, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 tumbuh di kisaran 5,5 persen hingga 5,6 persen (yoy). Target ini didorong oleh percepatan belanja negara, stimulus fiskal, dan penguatan daya beli masyarakat, khususnya di tengah periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Guna menjaga daya beli masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah meluncurkan paket stimulus ekonomi pada kuartal I-2026.

Salah satunya adalah insentif transportasi untuk mudik Lebaran berupa diskon tiket kereta api 30 persen, angkutan laut 30 persen, jasa penyeberangan 100 persen, serta potongan harga tiket pesawat 17–18 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
Koloni Bakteri dari Asap Ro...
Luar Negeri
Konflik AS-Iran Berpotensi ...

Ekonomi Global Masuk Zona Risiko

47 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Ekonomi Global Masuk Zona R...
Luar Negeri
Dunia Berpacu Mengejar Regu...

Krisis Iklim Ancam Produktivitas Kerja

47 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Krisis Iklim Ancam Produkti...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.