Krisis Energi Mendera: Korsel Minta Oman Suntikan Pasokan Gas Alam Cair
📅 Rabu, 25 Mar 2026, 16:02 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun dalam percakapan telepon dengan Menlu Oman Badr al-Busaidi meminta dukungan Oman dalam memasok sumber energi, termasuk gas alam cair (LNG) dan minyak mentah.
Pemerintah Korea Selatan sebelumnya telah menaikkan status kewaspadaan terhadap potensi gangguan pasokan minyak ke level dua dari empat tingkat pada 18 Maret, menyusul krisis di Timur Tengah dan blokade de facto di Selat Hormuz.
Korsel juga telah mengamankan pasokan prioritas sebanyak 18 juta barel minyak dari Uni Emirat Arab, kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam pernyataannya, Selasa (24/3).
Selain isu energi, kedua menteri membahas perkembangan situasi di Timur Tengah.
Cho Hyun menyampaikan terima kasih atas peran Oman dalam mendukung operasi unit angkatan laut Cheonghae yang ditempatkan di kawasan tersebut, serta meminta bantuan otoritas Oman jika diperlukan evakuasi warga Korea Selatan dari wilayah konflik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama demi mempercepat pemulihan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Situasi tersebut memicu blokade de facto di Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan LNG dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Dampaknya, ekspor dan produksi minyak di kawasan terganggu, mendorong kenaikan harga energi dunia. Ant/Sputnik/RIA Novosti
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!