Bagaimana Rudal Kluster Iran Mampu Menembus Sistem Pertahanan Iron Dome Israel?
📅 Rabu, 25 Mar 2026, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDikembangkan selama beberapa dekade, sistem ini berisi rudal balistik dan rudal jelajah, dan dirancang untuk memberi Teheran kekuatan udara meskipun negara itu tidak memiliki angkatan udara modern.
Memang, program rudal balistik Iran merupakan inti dari tuntutan AS selama negosiasi yang sedang berlangsung ketika Israel dan AS melancarkan perang mereka terhadap Iran pada 28 Februari.
Iran memiliki sistem rudal jarak pendek dan menengah, serta rudal jelajah permukaan-ke-udara dan anti-kapal jarak jauh.
Rincian tentang amunisi Iran masih belum jelas, tetapi diyakini bahwa sistem jarak menengah dan jauh negara itu meliputi Shahab-3, Emad, Ghadr-1, varian Khorramshahr, dan Sejjil. Mereka juga memiliki desain yang lebih baru seperti Kheibar Shekan dan Haj Qassem.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rudal jelajah permukaan-ke-udara dan anti-kapal Iran meliputi varian Soumar, Ya-Ali dan Quds, Hoveyzeh, Paveh dan Ra'ad.
Rudal balistiknya yang paling jauh jangkauannya, Soumar, memiliki jangkauan 2.000 km hingga 2.500 km (1.243 hingga 1.553 mil). Namun, dilaporkan bahwa dua rudal Iran ditembakkan pada Kamis malam atau Jumat pagi ke Diego Garcia, lokasi pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia yang berjarak 4.000 km (2.485 mil) dari Iran. Inggris mengatakan serangan itu gagal, dan seorang pejabat Iran membantah menembakkan rudal tersebut.
Mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sebelumnya membatasi jangkauan rudal Iran hingga 2.200 km (1.367 mil), tetapi menghapus batasan itu setelah perang 12 hari Israel. AS juga bergabung dengan Israel dalam perang itu, melakukan serangan selama satu hari terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apakah Iran berhasil menyerang lokasi-lokasi di Israel?
Ya. Secara keseluruhan, lebih dari 4.500 orang telah terluka di Israel sejak dimulainya perang saat ini, menurut Kementerian Kesehatan.
Pada hari Selasa, dilaporkan bahwa rudal Iran telah menghantam beberapa wilayah di Tel Aviv, menyebabkan kerusakan besar pada bangunan dan setidaknya empat korban jiwa.
Pada hari Sabtu, rudal Iran menghantam kota-kota Israel, Arad dan Dimona, yang berdekatan dengan pusat penelitian nuklir. Iran mengatakan ini adalah tanggapan terhadap serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Natanz di provinsi Isfahan.
Sedikitnya 180 orang terluka dalam serangan hari Sabtu, dan ratusan orang dievakuasi dari kota-kota tersebut.
Mengapa amunisi tandan memberikan dampak sekarang?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!