Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bagaimana Rudal Kluster Iran Mampu Menembus Sistem Pertahanan Iron Dome Israel?

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Bagaimana Rudal Kluster Iran Mampu Menembus Sistem Pertahanan Iron Dome Israel? Doc: Istimewa
Ket. Untuk menghentikan rudal balistik yang dilengkapi dengan bom cluster, rudal tersebut harus dicegat sebelum muatannya terbuka dan melepaskan submunisinya. Setelah muatannya terbuka di tengah penerbangan, rudal tersebut beralih dari satu titik serangan ke beberapa titik, sehingga sulit untuk dihentikan.

TEL AVIV - Beberapa jam setelah Israel membunuh kepala keamanan Iran, Ali Larijani, pada 17 Maret, lebih dari dua minggu setelah perang mereka dimulai, Iran menembakkan serangkaian rudal kluster mematikan ke wilayah tengah Israel dalam apa yang digambarkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai "balas dendam" atas kematiannya.

Dari Al Jazeera, serangan semalam itu menggunakan rudal multi-hulu ledak yang lebih mudah menghindari sistem pertahanan dan menewaskan dua orang di daerah Ramat Gan dekat Tel Aviv.

Serpihan yang berjatuhan melukai beberapa orang lainnya dan menyebabkan kerusakan properti yang signifikan, termasuk di stasiun kereta api Tel Aviv, menurut laporan media Israel.

Nida Ibrahim dari Al Jazeera melaporkan pada saat itu bahwa dua orang yang tewas, pasangan suami istri berusia 70-an, memiliki ruang aman di rumah mereka tetapi tidak dapat mencapainya tepat waktu, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa sirene serangan udara Israel tidak berbunyi cukup cepat sehingga orang-orang tidak sempat bereaksi.

Namun, penggunaan amunisi tandan telah memicu kekhawatiran yang lebih luas di Israel daripada insiden tunggal mana pun – sebuah ironi bagi negara yang sendiri telah dituduh menggunakan senjata berbahaya ini.

“Setiap jenis hulu ledak yang dimiliki Iran juga menggunakan hulu ledak kluster,” kata Uzi Rubin, direktur pendiri program pertahanan rudal Israel dan peneliti senior di Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem, kepada kantor berita AS, Media Line.

Apa itu amunisi atau hulu ledak tandan?

Alih-alih muatan bahan peledak tunggal, hulu ledak kluster menyebarkan banyak "bomblet" dan berpotensi menimbulkan kerusakan dan kehancuran yang jauh lebih luas daripada hulu ledak konvensional.

Mekanisme kluster dapat digunakan dengan rudal apa pun yang dirancang untuk membawa muatan besar, seperti rudal balistik dan rudal jarak jauh.

“Ujung rudal, alih-alih berisi laras besar bahan peledak, berisi mekanisme yang menahan banyak bom kecil. Dan ketika rudal mendekati target, ia membuka selubungnya, mengelupas, dan berputar, lalu bom-bom kecil itu dilepaskan ke angkasa dan jatuh ke tanah,” kata Rubin kepada Media Line.

Dia menjelaskan bahwa hulu ledak kluster Iran mungkin berisi 20 hingga 30 atau 70 hingga 80 bom kecil, tergantung pada jenis rudalnya.

Iran dilaporkan juga menggunakan amunisi tandan dalam perang 12 hari dengan Israel pada bulan Juni, dan Israel telah dituduh menggunakannya di masa lalu.

Rudal apa saja yang mampu membawa mekanisme klaster yang dimiliki Iran?

Para analis pertahanan menggambarkan program rudal Iran sebagai program rudal terbesar dan paling beragam di Timur Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.