Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daftar Harga iPhone Maret 2026 di Indonesia: Kenaikan Seri iPhone 14, 15, dan 16 Terbaru

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Daftar Harga iPhone Maret 2026 di Indonesia: Kenaikan Seri iPhone 14, 15, dan 16 Terbaru Doc: Apple
Ket. Harga sejumlah model iPhone di Indonesia mengalami kenaikan pada akhir Maret 2026 dengan nominal bervariasi hingga Rp 1,5 juta. Kenaikan ini terjadi di berbagai lini produk, mulai dari seri lama hingga generasi yang relatif baru di pasaran.

JAKARTA - Harga sejumlah model iPhone di Indonesia mengalami kenaikan pada akhir Maret 2026 dengan nominal bervariasi hingga Rp 1,5 juta. Kenaikan ini terjadi di berbagai lini produk, mulai dari seri lama hingga generasi yang relatif baru di pasaran.

Fenomena ini terbilang tidak biasa karena harga smartphone umumnya mengalami penurunan setelah hadirnya seri terbaru. Namun, keterbatasan stok dan tingginya minat konsumen membuat beberapa model iPhone justru mengalami lonjakan harga di pasar domestik.

Kenaikan harga tersebut terlihat pada beberapa seri populer dari Apple yang masih banyak diburu konsumen. Kondisi ini mencerminkan kuatnya daya tarik produk iPhone di tengah persaingan pasar smartphone.

Berikut rincian kenaikan harga iPhone di Indonesia berdasarkan seri:

1. iPhone 14

Kenaikan harga pada seri ini tergolong paling kecil dibanding model lainnya. Beberapa varian mengalami penyesuaian sekitar Rp 250 ribu, namun tetap menunjukkan tren kenaikan yang merata di pasar.

2. iPhone 15

Seri ini mencatat kenaikan paling signifikan di antara model lain. Varian 128 GB mengalami kenaikan hingga sekitar Rp 1,5 juta, sementara varian 256 GB naik sekitar Rp 1,25 juta dari harga sebelumnya.

3. iPhone 16

Model yang lebih baru ini juga mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Varian dasar naik sekitar Rp 1 juta, sementara kapasitas lebih besar bisa mengalami kenaikan hingga Rp 1,4 juta tergantung konfigurasi penyimpanan.

Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, salah satunya adalah berkurangnya stok di distributor resmi. Produksi model lama yang mulai dibatasi membuat ketersediaan unit di pasar semakin menipis, sementara permintaan tetap tinggi.

Selain itu, kehadiran generasi terbaru seperti iPhone 17 turut memengaruhi dinamika harga di pasaran. Banyak konsumen memilih seri sebelumnya karena masih relevan dari segi performa namun memiliki harga yang relatif lebih terjangkau.

Kondisi pasar di Indonesia yang sensitif terhadap ketersediaan barang juga mempercepat kenaikan harga. Ketika stok menurun, harga akan lebih mudah terdorong naik akibat tingginya permintaan dari konsumen.

Di sisi lain, tidak semua varian mengalami kenaikan secara seragam. Beberapa model tertentu masih bertahan di harga sebelumnya atau bahkan mengalami penyesuaian kecil sebagai bagian dari strategi distribusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.