Thailand Menaikkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Besok
📅 Senin, 23 Mar 2026, 14:32 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaBANGKOK – Pemerintah Thailand akan menaikkan harga bahan bakar eceran secara bertahap mulai Rabu (24/3). Tetapi pemerintah akan memberikan subsidi besar untuk harga bahan bakar diesel standar.Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perhubungan Phiphat Ratchakitprakarn mengumumkan rinciannya di Gedung Pemerintah di Bangkok pada Selasa pagi.
Ia mengatakan harga bensin dan diesel akan naik secara bertahap mulai Rabu dan seterusnya.Harga solar akan naik kurang dari satu baht per liter pada ri hRabu pagi dan akan dibatasi hingga 33 baht per liter. Pemerintah akan memutuskan kenaikan harga solar pada hari Selasa malam ini.
Kerja Sama Australia
Sebelumnya, diinformasikan bahwa Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas. Para pemimpin Singapura dan Australian menyatakan keprihatinan mendalam pada hari Senin (23/3) atas situasi di Timur Tengah dan konsekuensinya bagi kawasan mereka.
Singapura dan Australia akan meningkatkan upaya untuk memastikan perdagangan barang-barang penting, termasuk diesel dan gas alam cair (LNG), tetap stabil dan memperkuat ketahanan rantai pasokan mereka. Demikian janji para pemimpin kedua negara pada hari Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Lawrence Wong dan mitranya dari Australia, Anthony Albanese, menyatakan "keprihatinan mendalam" atas situasi di Timur Tengah dan konsekuensinya bagi kawasan mereka, termasuk dampaknya pada rantai pasokan dan harga energi.
Konflik AS-Israel dengan Iran telah merusak infrastruktur energi di negara-negara Teluk seperti Qatar, eksportir LNG utama, dan secara efektif menutup Selat Hormuz - tempat sekitar seperlima minyak dan LNG global biasanya melintas. Gangguan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasokan energi global.
Sebelumnya, dikabarkan bahwa Filipina kini mengizinkan penggunaan sementara bahan bakar yang lebih kotor di tengah krisis Timur Tengah. Hanya kendaraan dari tahun model 2015 dan sebelumnya, jeepney tradisional, pembangkit listrik dan generator, serta sektor kelautan dan pelayaran yang diizinkan menggunakan produk minyak bumi yang sesuai dengan standar Euro-II.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahan bakar ini lebih murah tetapi lebih kotor untuk memastikan pasokan saat negara tersebut mencari cara untuk mengatasi dampak krisis Timur Tengah. Departemen Energi (DOE) mengatakan hanya kendaraan model tahun 2015 dan sebelumnya, angkutan umum tradisional (jeepney), pembangkit listrik dan generator, serta sektor maritim dan pelayaran yang diizinkan menggunakan produk minyak bumi yang sesuai dengan standar Euro-II.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!