Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parekraf Jakbar Perkuat Digitalisasi dan Kemandirian Pelaku Usaha

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 17:21 WIB | Oleh:
Parekraf Jakbar Perkuat Digitalisasi dan Kemandirian Pelaku Usaha Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Bimbingan teknis bertajuk "Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Melalui Digitalisasi dan Kemandirian Ekonomi" yang digelar Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat di Jakarta, Selasa (21/4).

JAKARTA - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat memperkuat kapasitas digitalisasi dan kemandirian ekonomi pelaku usaha melalui bimbingan teknis (bimtek) di Jakarta, Selasa.

"Ada 150 pelaku ekonomi kreatif, para Jakpreneur pemula dari berbagai subsektor ikut dalam bimtek penguatan didigitalisasi dan kemandirian ekonomi ini," kata Kepala Sudin Parekraf Jakbar, Sherly Yuliana kepada wartawan di sela kegiatan, Selasa (21/4).

Menurut Sherly, usaha para Jakpreneur pemula perlu digenjot melalui promosi di panggung digital. "Mereka sebenarnya sudah punya bisnis, namun mereka masih dalam bentuk home industry yang perlu mendapatkan penguatan promosi dalam bentuk digital," ujarnya.

Dalam bimtek tersebut, kata dia, para peserta diberikan tips dan metode agar produk mereka terekspos.

"Tadi narasumbernya itu bagus-bagus sudah memberikan petunjuk-petunjuk agar produk-produk mereka itu bisa lebih terekspos," ucap Sherly.

Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi Kreatif Sudin Parekraf Jakbar, Dwi Lestari menambahkan bahwa penguatan kapasitas digitalisasi ekonomi dilakukan melalui bimtek cara memasarkan produk pelaku usaha pada beragam loka pasar (marketplace).

"Kemudian juga cara pemasaran lewat media sosial. Peserta kita kan kebanyakan ibu-ibu hanya baru sebatas buka pre order (PO). Belum sampai promo atau penjualannya melalui marketplace atau media sosial," tutur Dwi.

Selain digitalisasi metode pemasaran, para peserta juga didorong untuk membuat Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk memperkuat legalitas usahanya.

"Jadi soal legalitas itu juga disinggung tadi, dan juga soal penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran. Itu kan digitalisasi juga yang mempermudah transaksi," ucap Dwi.

Untuk tetap dapat memantau perkembangan para peserta usai bimtek, Sudin Parekraf Jakbar membuat grup-grup pendampingan.

"Dalam setiap grup ada petugas pendamping wirausaha kita. Secara berkala, akan kita minta pembaharuan usaha pelaku ekonomi kreatif ini, ada G-Form yang harus diisi. Nanti mereka update link media sosial. Yang tadi enggak punya jadi punya. Link marketplace-nya apa, dan kita lihat kurasi lagi. Apabila ada produk dari binaan Jakarta Barat yang bagus, bisa ikut lanjutan di tingkat provinsi," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.