Menjala Harapan di Danau Singkarak, Penyintas Bangkit Pelan-Pelan
📅 Senin, 23 Mar 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim PenulisIa menyebut harga tersebut telah kembali normal, setelah sebelumnya sempat meningkat hingga Rp80 ribu-Rp90 ribu per kilogram akibat terbatasnya aktivitas nelayan pascabencana.
Selain menangkap ikan bilih, ia juga berkebun dengan aneka jenis, mulai dari kulit manis, alpukat, pala, kemiri, hingga cengkeh.
Aktivitas berkebun tersebut juga baru dilakukannya karena sebagian ladangnya sempat tertutup lumpur material dan bebatuan.
Namun, kerusakan lahan yang terjadi saat bencana menyebabkan potensi kerugian hingga Rp25 juta, termasuk hilangnya sejumlah pohon produktif seperti kemiri dan surian yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Yang kena kemiri sekitar 7 batang, kayu surian ada 6 batang yang kena. Kayu itu mahal itu, satu kayu bisa 2,5 kubik harga 1 kubik bisa Rp4 juta. Jadi yang kayu bisa dapat 5,5 kubik lah semuanya," tambah dia.
Sementara itu, penjual oleh-oleh ikan bilih yang juga pengepul ikan bilih segar, Elfi Rita, mengatakan sudah banyak nelayan yang kembali menebar jala pascabencana banjir bandang November lalu.
Kendati jumlah tangkapan nelayan pada momentum Lebaran ini masih terbatas karena faktor alam. Namun, hasil tangkapan sempat melimpah pada Februari, sehingga pada saat bulan tersebut ia menjadikannya sebagai stok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hasil tangkapan sangat kurang, paling yang sekilo, dua kilo. Februari bisa masuk belasan kilo per nelayan. sudah stok 300 kilogram. Sekarang, beli (dari nelayan) Rp70 per kilogram," ucapnya.
Menurutnya, sebanyak 70 persen masyarakat di Malalo menggantungkan hidup pada Danau Singkarak. Mulai dari nelayan maupun pelaku usaha oleh-oleh yang menyerap tenaga kerja.
Adapun sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) menempati huntara di Nagari Guguak Malalo. Sebanyak 144 unit bangunan mengalami kerusakan dengan total kerugian mencapai Rp17,2 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!