Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Segera Luncurkan BBM Baru Biosolar Performance untuk Industri pada 2026

📅 Kamis, 25 Des 2025, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Segera Luncurkan BBM Baru Biosolar Performance untuk Industri pada 2026 Doc: ANTARA
Ket. Pengenalan Biosolar B40 oleh Pertamina Patra Niaga dalam konferensi pers Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Pertamina Patra Niaga di Jakarta, Senin (22/12/2025).

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga mengenalkan inovasi biosolar berbasis campuran B40 untuk kebutuhan sektor industri guna menjawab tantangan teknis penggunaan biodiesel pada mesin diesel beroperasi berat.

VP Business Development and Subsidiary Pertamina Patra Niaga Sigit Setiawan mengatakan biosolar B40 tersebut dilengkapi paket aditif untuk membantu mengatasi isu teknis yang kerap dihadapi konsumen industri, seperti kandungan air, kecenderungan penyumbatan filter, serta penurunan performa mesin.

“Produk ini kami desain untuk B40,” kata Sigit dalam konferensi pers Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Pertamina Patra Niaga di Jakarta, Senin (22/12).

Ia menjelaskan paket aditif tersebut mencakup fungsi pembersih deposit dan injektor, pemisahan air, anti-foam, serta corrosion inhibitor guna menjaga stabilitas performa dan menekan risiko gangguan operasional mesin diesel.

Berdasarkan hasil pengujian internal, biosolar B40 beraditif tersebut menunjukkan perbaikan kinerja dibandingkan B40 konvensional, antara lain penurunan power loss dari 9,22 persen menjadi 3,44 persen.

Uji internal juga mencatat penurunan kecenderungan penyumbatan filter dari 5,09 menjadi 1,43, serta peningkatan kemampuan pembersihan deposit hingga 62,7 persen.

Selain itu, tingkat kebersihan bahan bakar berdasarkan standar ISO Cleanliness membaik dari level 22/20/16 menjadi 20/18/15, yang dinilai berdampak pada umur filter lebih panjang dan penurunan biaya perawatan.

Sigit menjelaskan tantangan teknis pada penggunaan B40 tidak terlepas dari karakteristik fatty acid methyl ester (FAME) yang bersifat higroskopis sehingga berpotensi meningkatkan kandungan air, memicu pertumbuhan bakteri, serta membentuk endapan monogliserida.

Sejalan dengan kebijakan mandatori biodiesel nasional, ia menyebut implementasi campuran biodiesel berkembang bertahap dari B2,5 pada 2008 hingga B40 yang berlaku sejak 1 Januari 2025, sementara rencana penerapan B50 masih dalam tahap pembahasan dan pengujian.

“Untuk B50 saat ini kami masih berproses melakukan riset,” ujarnya.

Ia menambahkan pengujian dilakukan bersama pemerintah dan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) pada berbagai sektor penggunaan, termasuk transportasi, pertambangan, perkapalan, dan pembangkit listrik.

VP Industrial and Marine Fuel Business Pertamina Patra Niaga Oos Kosasih menyatakan biosolar B40 beraditif tersebut merupakan produk non-PSO yang dipasarkan melalui skema bisnis ke bisnis (B2B) dan ditujukan khusus bagi konsumen industri.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyebut biosolar B40 beraditif tersebut direncanakan mulai dipasarkan secara komersial pada kisaran waktu awal 2026.

“Awal-awal 2026 itu sudah bisa dijual,” kata Roberth.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.