Krisis Energi Perang Iran Setara dengan Gabungan Guncangan Tahun 70-an dan Perang Ukraina
📅 Senin, 23 Mar 2026, 14:47 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SBirol mengatakan bahwa ia sedang berkonsultasi dengan para pemimpin dunia di Asia, Eropa, dan Amerika Utara tentang kemungkinan pelepasan pasokan minyak darurat lainnya, dan mencatat bahwa langkah awal tersebut hanya mencakup 20% dari total stok.
“Jika diperlukan, kita dapat memasok lebih banyak minyak ke pasar, baik minyak mentah maupun produk olahan, jika memang dibutuhkan,” katanya. “Pelepasan stok kita akan membantu menenangkan pasar, tetapi ini bukanlah solusi. Ini hanya akan mengurangi dampak negatif pada perekonomian.”
Dia menolak untuk mengatakan apa yang mungkin memicu pelepasan lebih lanjut. “Kami akan melihat kondisinya. Kami akan menganalisis pasar yang dinilai dan berdiskusi dengan negara-negara anggota kami.”
Ketika ditanya apakah negara-negara yang mengambil posisi defensif terkait cadangan bahan bakar mereka sendiri menjadi kekhawatiran bagi perekonomian dunia, Birol mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan masalah di negara-negara Asia. Perubahan pasokan bahan bakar diesel dan jet dirasakan di Eropa, tetapi peningkatan produksi minyak di Kanada dan Meksiko akan membantu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berkata: “Saya pikir tidak ada negara yang akan kebal terhadap dampak krisis ini jika terus berlanjut ke arah ini, jadi diperlukan upaya global.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!