Penjualan Telur Asin Brebes Menurun Imbas Arus Mudik Lari ke Tol, Siasat 'Online' Jadi Pelarian Mereka
📅 Senin, 23 Mar 2026, 07:33 WIB | Oleh: OpikMenurut Dhani, persiapan menghadapi momen Lebaran dilakukan jauh hari, mulai dari pemilihan bahan baku hingga kesiapan tenaga kerja.
“Persiapan kami lakukan dari awal, supaya kualitas tetap terjaga dan pelayanan maksimal,” ujarnya.
Untuk menjangkau pemudik yang tidak melintasi jalur Pantura, pihaknya juga membuka cabang di rest area jalan tol serta mengoptimalkan penjualan daring.
“Selain di sini, kami juga buka di rest area dan online, jadi tetap bisa menjangkau pembeli,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai perubahan infrastruktur mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perilaku konsumen yang terus berkembang.
“Perubahan itu pasti ada. Tinggal bagaimana kita meresponsnya,” ujarnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
24 Mar 2026, 05:41 WIB.
Salah satu penyebabnya karena harga telor asin di Brebes lebih mahal daripada di Jakarta/Tangerang dan kualitas telornya beda2 (mungkin dioplos), rasanya hambar.
Balas24 Mar 2026, 16:44 WIB.
Kenapa sepi krn harga telor asin lebih mahal sedangkn di tengerang lbh murah sy biasa beli di brebes skrg gk mau krn mahal ???
Balas25 Mar 2026, 21:09 WIB.
Ya betul juga sii
BalasHarga telur nya yg diatas rata2 telur asin dipasaran
Emang ada varian bakar, rebus dll tapi ya balik dengan harganya
Yang rata2 3rbuan atw 10rb/3 dipasar, sdg di brebes bisa 5rb-7rb persatuan
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!